Jakarta, GPriority.co.id – Kabar reshuffle Kabinet Merah Putih telah resmi dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9). Sejumlah menteri dan wakil menteri digantikan dan dilantik pada hari yang sama. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah pergantian Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Sri Mulyani pertama kali mengemban tugas sebagai menteri pada Kabinet Indonesia Bersatu di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di mana ia menjabat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas dan kemudian Menteri Keuangan. Pada 2010, ia membuat sejarah dengan menjadi orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Pada 2016, ia kembali ke tanah air dan ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Indonesia Maju.
Selama sembilan tahun mengabdi, Sri Mulyani dikenal sebagai sosok yang sangat kompeten dan berintegritas dalam mengelola keuangan negara. Setelah resmi terkena reshuffle, posisinya digantikan oleh ekonom sekaligus insinyur, Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dalam acara serah terima jabatan di Gedung Kementerian Keuangan, Sri Mulyani menyampaikan pidato perpisahan yang menyentuh. Ia secara resmi menyatakan pamit undur diri dan meminta agar masyarakat dapat menghormati ruang privasinya sebagai warga negara biasa.
“Saya pamit undur diri, pagi hari ini. Dan mohon mulai saat ini, untuk kami dihormati ruang privasi kami atau ruang pribadi saya sebagai warga negara biasa,” ungkapnya.
Di akhir pidatonya, ia memberikan pesan yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia: “Sukses untuk semuanya yang hadir, dan jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Terima kasih.”
Acara serah terima berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran menteri kabinet, serta sejumlah pejabat negara dan Eselon 1.
Pewarta: Rizqi Juned
Editor: Dimas A Putra
