Jakarta, GPriority.co.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah untuk mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) khusus MotoGP, sebagaimana pernah dilakukan untuk percepatan sepak bola nasional.
Menurutnya, Sirkuit Mandalika merupakan wajah Indonesia di mata dunia sehingga perlu dukungan penuh negara agar penyelenggaraan MotoGP dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Sepak bola sudah punya Inpres, MotoGP juga pantas. Karena Mandalika adalah wajah Indonesia di mata dunia. Tanpa dukungan negara, sulit bagi event sebesar ini untuk memberi manfaat maksimal bagi rakyat,” kata Lalu dalam keterangannya.
Lalu menegaskan, Inpres khusus MotoGP bukan hanya soal anggaran, tetapi juga bentuk pengakuan negara bahwa sport tourism adalah salah satu jalan strategis untuk membangun ekonomi daerah.
“Dengan Inpres, semua kementerian dan lembaga bisa bergerak terpadu. Dukungan infrastruktur, promosi, hingga pembiayaan bisa terjamin. MotoGP bukan sekadar event internasional, tapi instrumen untuk mengangkat harkat masyarakat Lombok,” tuturnya.
Selain itu, ia mengusulkan beberapa langkah strategis agar MotoGP memberi dampak jangka panjang, di antaranya:
- Menyediakan kawasan khusus UMKM lokal sebagai bagian tetap dari ekosistem MotoGP sehingga produk masyarakat Lombok dapat dipasarkan sepanjang tahun.
- Memberikan beasiswa dan pelatihan bagi generasi muda Lombok di bidang mekanik, marshal, hospitality, dan manajemen event agar mereka dapat terlibat langsung dalam penyelenggaraan.
- Menjadikan MotoGP sebagai pintu promosi budaya melalui pertunjukan seni, pameran tenun, dan bazar kuliner khas Lombok sebelum balapan.
- Menerapkan konsep MotoGP ramah lingkungan dengan melibatkan komunitas lokal dalam pengelolaan sampah dan penghijauan kawasan Mandalika.
- Mengalokasikan sebagian pendapatan MotoGP untuk pemberdayaan desa wisata dan peningkatan kapasitas pelaku pariwisata di Nusa Tenggara Barat.
“Penyelenggaraan MotoGP setiap Oktober hanyalah puncak dari sebuah ekosistem besar. Saya tidak ingin MotoGP hanya jadi pesta tahunan. MotoGP harus meninggalkan legacy: UMKM naik kelas, anak muda punya keterampilan baru, budaya Lombok mendunia, dan masyarakat merasakan kesejahteraan,” pungkasnya.
Diketahui, Sirkuit Internasional Mandalika akan menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia 2025 pada 3–5 Oktober 2025. Ajang ini diprediksi menyedot perhatian jutaan penonton global sekaligus mengukuhkan Indonesia sebagai destinasi sport.
Pewarta : Fifi Abdurahman
