Menbud Sebut Fosil Koleksi Eugène Dubois akan Dipamerkan di Museum Nasional

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam Taklimat Media Pengembalian Fosil Koleksi Eugène Dubois/Foto Fifi Abdurahman Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam Taklimat Media Pengembalian Fosil Koleksi Eugène Dubois/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Kebudayaan untuk memamerkan fosil manusia Jawa koleksi Eugène Dubois yang telah dikembalikan dari Belanda ke Indonesia di Museum Nasional Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam Taklimat Media Pengembalian Fosil Koleksi Eugène Dubois di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (2/10). 

Ia menegaskan, pemerintah akan merawat sekitar 20 ribu fosil bersejarah tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Pemerintah Indonesia menyadari sepenuhnya tanggung jawab besar yang kini berada di pundak kita. Menyambut pulangnya warisan yang tak ternilai ini tentu bukan akhir dari perjalanan, melainkan penegasan komitmen kita,” kata Fadli Zon.

“Dengan penuh keyakinan kita nyatakan, Indonesia berkomitmen penuh untuk merawat, menyediakan fasilitas preservasi, konservasi, dan keamanan yang baik. Koleksi ini akan ditempatkan dalam ruangan khusus yang sesuai di museum dan cagar budaya kita. Kita harapkan koleksi itu, sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kemungkinan di Museum Nasional,” tambahnya.

Fadli menambahkan, Indonesia juga memiliki lima Museum Manusia Purba Sangiran di Solo yang menyimpan berbagai temuan dari kawasan cagar budaya Sangiran.

“Di Sangiran kita bisa melihat lapisan-lapisan bumi kita. Dari yang pertama, seperti Formasi Kabuh sampai Formasi Kalibeng, yang umurnya jutaan tahun. Di situlah ditemukan lapisan-lapisan purba. Ini hanya ada di Indonesia, singkapan yang terlihat sangat nyata. Ini sejarah yang sangat menarik,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong penelitian lanjutan dan kerja sama internasional.

“Peneliti kita juga harus lebih aktif mengkaji fosil-fosil ini serta situs-situs yang terus ditemukan di wilayah kita. Keberadaan koleksi Dubois ini menjadi rujukan bagi temuan-temuan fosil selanjutnya. Indonesia juga terbuka bagi ilmuwan dunia untuk datang mempelajari dan menggali lebih dalam misteri yang tersimpan dalam koleksi ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Kebudayaan, mengumumkan kepulangan sekitar 20 ribu koleksi fosil bersejarah yang sangat penting, yaitu Koleksi Eugène Dubois, dari Kerajaan Belanda. 

Rencana pemulangan koleksi tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2025, mengingat jumlahnya yang mencapai puluhan ribu spesimen.

Repatriasi puluhan ribu spesimen fosil ini, termasuk tulang-belulang fosil Homo erectus yang dikenal sebagai “Java Man” merupakan sebuah peristiwa yang menandai tonggak sejarah dalam upaya repatriasi warisan budaya Indonesia yang dibawa ke Belanda pada masa kolonial

Pewarta : Fifi Abdurahman