Jakarta, GPriority.co.id – Pameran Keterbukaan Informasi Publik 2025 resmi ditutup pada Kamis (16/10) kemarin di Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta.
Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, Donny Yoesgiantoro, memberi pujian atas semangat serta kreativitas peserta pameran Keterbukaan Informasi Publik 2025. Donny menilai, selama tiga hari berlangsung, pameran tersebut terasa hidup oleh ide dan karya inovatif dari berbagai badan publik.
“Selama beberapa hari ini, ruang pameran ini terasa hidup. Betapa kaya dan beragamnya ide, dedikasi serta inovasi yang dihadirkan untuk memperkuat keterbukaan informasi di era digital,” ungkapnya.
Selain itu, menurutnya, pameran tersebut menunjukkan jika keterbukaan informasi publik mampu melahirkan banyak gagasan kreatif serta solusi digital yang dapat memudahkan masyarakat untuk mengakses data dan layanan pemerintah.
Donny mengatakan, penutupan pameran ini bukan menjadi akhir dari perjuangan, tetapi menjadi langkah awal menuju gerakan yang lebih besar.
“Semoga pameran ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas, inspirasi bagi karya selanjutnya, dan dorongan untuk terus berkarya,” harapnya.
Ke depannya, Komisi Informasi Pusat akan terus berinovasi dengan melalui pengembangan aplikasi digital yang mendorong badan publik untuk semakin informatif serta adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Di akhir pidatonya, Donny mengatakan jika momen tersebut merupakan bekal untuk melangkah lebih tinggi.
“Rumah keterbukaan informasi adalah milik kita semua, milik publik, milik bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Komisioner KIP RI yang juga menjadi Ketua Dewan Juri, Rospita Vici Paulny, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar untuk apresiasi, melainkan simbol kolaborasi untuk dapat memperkuat keterbukaan informasi di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini kita belajar bahwa keterbukaan informasi bukan hanya membantu panduan terhadap regulasi dan inovasi, namun juga menjadi cara untuk mengkomunikasikan pesan secara efektif kepada publik,” ujar Vici.
