Jakarta, GPriority.co.id – Selebgram Clara Shinta secara resmi mengumumkan keretakan rumah tangganya dengan sang suami, Muhammad Alexander Assad atau Lxa. Padahal, keduanya baru menikah pada 30 Agustus 2025 lalu.
Kabar keretakan rumah tangga yang masih seumur jagung ini langsung menghebohkan publik, terutama setelah Clara mengungkapkan alasan di balik perpisahan tersebut.
Ia mengaku kerap mengalami silent treatment berulang kali dan merasa kelelahan secara emosionalakibat permasalahan kecil yang tak pernah terselesaikan dengan baik.
“Assalamualaikum wr wb, butuh waktu panjang untuk menulis ini, namun dengan berat hati aku harus menyampaikan bahwa sepertinya rumah tangga kami kecil kemungkinan untuk bisa dipertahankan lagi,” tulis Clara dalam unggahan di akun instagramnya, dikutip Rabu (22/10).
“Sebelum menikah aku dan dia (suamiku) buat kesepakatan untuk menghapus foto mantan satu sama lain, beliau menghapus sedangkan aku tidak, karena folder foto aku ada sekitar 77.000 foto dan aku menundanya. Meskipun letak kesalahan terakhir ada diriku, tetapi aku bingung untuk menyelesaikannya dengan cara apalagi karena semuanya silent, silent treatment,” tambahnya.
Lantas, apa itu silent treatment?
Melansir dari laman Cleveland Clinic, silent treatment merupakan praktik menahan komunikasi dari seseorang selama konflik.
Individu dengan kecenderungan abusif terkadang menggunakan silent treatment sebagai alat untuk mempermalukan, menghukum, atau memanipulasi.
Selain itu, individu yang tidak berniat menyakiti terkadang menggunakan praktik ini ketika mereka kewalahan, tidak mampu mengatasi konflik, atau kesulitan mengomunikasikan perasaan yang menyakitkan.
Tanda-tanda silent treatment dalam hubungan, yakni:
- Mereka sengaja mengabaikan Anda.
- Mereka bertindak seolah-olah tidak terjadi apa-apa atau melakukan hal-hal yang mereka tahu akan memancing reaksi emosional.
- Mereka tiba-tiba tidak berkomunikasi dengan Anda selama berjam-jam, berhari-hari, atau bahkan berminggu-minggu.
- Mereka pergi tanpa memberi tahu ke mana mereka pergi atau kapan mereka akan kembali.
- Mereka tidak merespons saat Anda mencoba berkomunikasi secara langsung atau elektronik.
- Mereka berbicara kepada orang lain, bahkan mungkin di depan Anda tetapi tidak mau berbicara kepada Anda.
Dampak silent treatment dalam hubungan, yakni:
- Perasaan pada pasangan mulai pudar dan tidak dapat memahami satu sama lain.
- Risiko terhadap kesehatan mental dan emosional, terutama pada penerima sikap silent treatment. Contohnya seperti kecemasan, gangguan tidur, dan penurunan percaya diri.
- Pudarnya rasa saling percaya dan menciptakan jarak antar pasangan.
- Terciptanya bentuk kekerasan emosional, seperti memanipulasi, menghukum, atau mengontrol pasangan.
