A400M Pertama TNI AU Segera Tiba, Berikut Spesifikasinya

Jakarta, Gpriority.co.id – Jika tidak ada aral melintang, pesawat Airbus A400M pertama untuk TNI AU dijadwalkan tiba di Indonesia pada 3 November 2025. Pesawat diperkirakan akan memperkuat Skadron 31 TNI AU Halim Perdanakusuma.

Unit perdana A400M dari kontrak 2 pesawat tahun 2021 untuk TNI AU diperkirakan tiba di Jakarta pada 3 November 2025. Hal ini berdasarkan konferensi pers Kementerian Pertahanan (Kemhan) akhir Oktober 2025 lalu.

Rencananya penyerahan resmi akan dilakukan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ke TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Saat ini, pesawat Airbus A400M pesanan Indonesia sedang berada di Sevilla, Spanyol, di fasilitas Airbus Defence and Space.

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono baru saja menjajal penerbangannya di sana kemarin (23 Oktober 2025) untuk uji coba akhir. Pesawat itu sendiri telah selesai pengecatan dan melakukan sejumlah testing, tinggal menuju ke Indonesia. Sementara unit kedua tengah menjalani pengujian, kemungkinan tahun 2026 baru dihantarkan.

Dua unit Airbus A400M Indonesia akan ditempatkan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sebagai basis utama operasional Skadron 31 TNI AU. Di sana, pesawat ini bakal dukung misi angkut strategis, tanker udara, dan bencana nasional.

Hal ini tak lepas dari kemampuannya yang multifungsi. Airbus A400M yang dipesan Indonesia adalah pesawat angkut militer multiguna super canggih, dirancang untuk misi taktis, strategis, dan tanker. Berdasarkan data resmi Airbus dan TNI AU berikut adalah spesifikasinya :

  • Dimensi : Panjang 45,1 m, lebar sayap 42,4 m, tinggi 14,7 m. Bisa muat 116 personel atau kendaraan tempur seperti tank ringan.
  • Muatan : Maksimal 37 ton (logistik, helikopter, atau pasukan). Lebih kuat dari C-130 Hercules lama.
  • Jarak Tempuh : Hingga 8.900 km tanpa muatan penuh; 4.400 km dengan 37 ton. Bisa cover seluruh Indonesia dari Jakarta dalam satu penerbangan!
  • Kecepatan : Maks 780 km/jam (0,72 Mach), ketinggian hingga 11.300 m.
  • Mesin : 4 turboprop Europrop TP400-D6 (masing-masing 11.000 HP), irit bahan bakar.
  • Kemampuan Khusus :
  • Lepas landas/mendarat di landasan pendek (<750 m), sempit, atau tidak beraspal (pasir, rumput, tanah)—ideal buat operasi di pulau-pulau terpencil atau bencana.
  • Fungsi tanker : Bawa 50,8 ton BBM untuk isi ulang di udara, dukung jet tempur TNI AU.
  • Avionik modern : Glass cockpit, navigasi malam hari (NVG), sistem hidrolik canggih untuk misi malam atau cuaca buruk.
  • Serbaguna : Angkut medis, evakuasi, atau operasi militer jarak jauh.

Foto : TNI AU