Jakarta, GPriority.co.id – Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menambah jam operasional atau penyesuaian jadwal layanan KRL rute Stasiun Cikarang.
Menurut dia, hal tersebut diperlukan seiring kebutuhan mobilitas ribuan pekerja kawasan industri yang bekerja dengan pola shift hingga larut malam.
“Rentang waktu tanpa layanan ini terlalu panjang bagi para pekerja yang pulang atau berangkat pada jam-jam kritis,” kata Mori dalam keterangannya, Kamis (20/11).
Diketahui, jadwal operasional KRL Commuter Line saat ini dimulai dari pukul 04.00 WIB, hingga sekitar 23.30 WIB.
Menurut dia, jadwal operasional tersebut membuat banyak pekerja yang pulang diatas pukul 23.30 WIB harus menunggu berjam-jam bahkan hingga bermalam di stasiun.
Atas dasar itu, Mori menilai pihak KRL khususnya rute Stasiun Cikarang harus memperbaiki pelayanannya dengan lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Stasiun Cikarang harus memberikan pelayanan yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat industri,” tegas Mori.
Legislator Partai NasDem itu melanjutkan, penambahan jam operasional akan sangat membantu pekerja yang menjadikan stasiun sebagai tempat transit sekaligus ruang istirahat saat menunggu kereta.
Mori berharap Kemenhub dapat menaruh perhatian lebih agar fasilitas publik ini benar-benar mendukung ritme mobilitas masyarakat Cikarang.
Sebagai informasi, belakangan ini viral momen para penumpang yang tidur di area Stasiun Cikarang, akibat tertinggal kereta terakhir.
Mengutip unggahan akun Instagram @c***********a pada 29 September 2025, terlihat sejumlah penumpang tidur di pintu masuk Stasiun Cikarang beralaskan jaket dan tas yang dibawanya.
Unggahan tersebut juga menyebutkan, area Stasiun Cikarang menjadi tempat bermalam yang aman hingga kereta pertama pukul 04.00 WIB.
