Jakarta, GPriority.co.id – Musim hujan dan cuaca dingin yang terjadi saat ini memicu beragam gejala penyakit, mulai dari masuk angin, sakit tenggorokan, hingga hidung tersumbat akibat flu dan pilek yang menyerang.
Dilansir dari laporan NY Post, Dr. Madeleine Herman, seorang ahli bedah telinga, hidung, dan tenggorokan di Sinus Center & ENT Specialist of Houston menyebut, terdapat metode alami untuk mengatasi hidung tersumbat tanpa obat. Berikut ini penjelasannya.
Semprotkan larutan saline
Larutan saline merupakan campuran air dan garam (natrium klorida) yang berfungsi membersihkan, melembapkan, serta mengencerkan lendir untuk meredakan hidung tersumbat akibat pilek, alergi, serta sinusitis. Larutan ini aman digunakan untuk segala macam usia, dan biasa digunakan sebagai semprotan atau alat cuci khusus hidung.
“Ini termasuk bilasan garam, semprotan, atau larutan neti pot. Larutan saline membantu membersihkan lendir, alergen, iritan, mediator inflamasi, meningkatkan aliran udara dan mengurangi hidung tersumbat,” jelas Herman.
Dengan menyemprotkan larutan saline, akan memberikan kelembapan di lingkungan yang kering karena rendahnya kelembapan, yang umumnya terjadi saat musim dingin.
Kendati demikian, penggunaan secara berlebihan juga tidak disarankan karena dapat menyebabkan hidung kembali tersumbat, atau disebut juga rhinitis medicamentosa. Kondisi ini memperburuk gejala dengan saluran hidung yang mengalami pembengkakan, hingga hidung tersumbat secara terus-menerus.
Gunakan humidifier
Tips selanjutnya dari Herman yaitu dengan menggunakan humidifier. Alat ini dapat berfungsi untuk melembapkan udara, terutama selama musim dingin atau di dalam ruangan yang kering.
“Humidifier juga membantu mengurangi kekeringan dan peradangan hidung, serta membantu mengencerkan lendir. Secara signifikan dapat meningkatkan aliran udara hidung,” jelasnya.
Herman menambahkan, penggunaan humidifier ialah saat malam hari agar dapat membantu kita untuk mendapatkan tidur yang nyenyak, sekaligus menjaga kelembapan rambut, kulit serta kuku.
Namun Herman memberi catatan untuk sering membersihkan humidifier, terlebih jika sering digunakan. Jangan lupa untuk mengganti filternya guna mengurangi pertumbuhan jamur, lumut, serta bakteri.
Menggunakan minyak esensial
Minyak esensial, sebut Herman, bukan hanya dapat meningkatkan energi, namun juga dapat membersihkan lendir pada hidung sekaligus menambah aroma menyegarkan di dalam ruangan, apabila anda menuangkannya di dalam humidifier anda.
“Beberapa pasien merasa lega setelah menambahkan minyak eukaliptus atau peppermint ke humidifier mereka. Bahkan bahan aktif di dalamnya seperti eukaliptol dan mentol, juga ditemukan dalam beberapa obat dekongestan. Bahan-bahan ini dapat melegakan saluran hidung,” ujar Herman.
Meskipun begitu, minyak esensial tidak boleh digunakan secara berlebihan karena memicu efek samping seperti iritasi hidung salah satunya. Selain itu, bagi penderita asma, harus menggunakannya dengan hati-hati karena dapat memicu brokospasme.
Brokospasme sendiri merupakan kondisi saat otot-otot di sekitar saluran pernapasan tiba-tiba mengencang dan menyebabkan kesulitan bernapas. Selain karena asma, kondisi ini bisa terjadi saat lingkungan kering, suhu dingin, serta alergen yang dapat memicu mengi, sesak dada, hingga sesak napas.
