Apkasi Siap Sosialisasikan 4 Pilar MPR

Jakarta-Gpriority,Untuk memperluas cakupan sosialisasi empat pilar, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mengajak Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) untuk turut serta.

“ Tujuan kami menggandeng APKASI, agar Kepala Daerah bisa mensosialisasikan empat pilar MPR RI kepada masyakat, sehingga bisa bersama-sama menguatkan narasi kebangsaan yang berisikan nilai-nilai luhur bangsa,” jelas Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Adapun empat pilar yang akan disosialisasikan adalah, pertama Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi,falsafah,etika moral serta alat pemersatu bangsa. Kedua,Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai landasan konstitusional. Ketiga,Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus yang harus dijunjung tinggi. Dan terakhir,Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu dalam untaian kemajemukan bangsa.

APKASI seperti dituturkan Ketua Umum, Abdullah Azwar Anas pada Kamis (9/7/2020) menyambut baik ajakan tersebut. “ Untuk itulah ketika MPR RI mengundang untuk hadir di Gedung Nusantara MPR pada Rabu (8/7) guna melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU), kami langsung menghadirinya,” jelas Abdullah Azwar Anas.

Abdullah Azwar Anas juga mengatakan setelah MoU ini ditandatangani,APKASI akan melakukan diskusi untuk mencari formula agar empat pilar MPR RI bisa masuk ke masyarakat terutama generasi milenial.

“Kenapa generasi milenial? Karena sebagai harapan bangsa, mereka akan menjadi semakin kuat dan tidak mudah dirong-rong oleh isu radikalisme maupun ajakan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI,” tegas Abdullah azwar Anas.

Ade Munawaroh Yasin,Bupati Bogor yang hadir saat MoU mengatakan, sosialisasi empat pilar MPR RI ini sangat bagus sekali. Untuk itulah dirinya menyarankan agar lebih diprioritaskan kepada siswa dan para mahasiswa, karena outputnya bisa terukur.

Ade juga mengharapkan kepada pemerintah pusat agar mau menghimbau para provider agar mau membangun BTS di desa-desa yang blank spot.” Dengan adanya BTS, maka desa tersebut bisa dialiri internet, sehingga proses sosialisasi empat pilar MPR RI yang akan dilakukan secara virtual bisa menjangkau hingga pelosok desa terpencil,” tutup Ade.(Haris)

Related posts