Cara War Tiket Upacara HUT RI 17 Agustus di Istana Merdeka, Siapkan 6 Syarat Ini

Upacara HUT RI di Istana Merdeka, Jakarta/Foto : Dok. Sekretariat Negara Upacara HUT RI di Istana Merdeka, Jakarta/Foto : Dok. Sekretariat Negara

Jakarta, GPriority.co.id – Masyarakat yang ingin mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka mulai bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti war tiket atau pendaftaran undangan secara daring.

Informasi mengenai pendaftaran undangan upacara tersebut ramai dibagikan melalui akun Instagram @jktdiemplease. Pendaftaran nantinya dapat diakses melalui laman resmi pandang.istanapresiden.go.id. Namun, hingga saat ini, jadwal pembukaan pendaftaran belum diumumkan secara resmi oleh pihak Istana maupun pemerintah.

Berdasarkan informasi yang beredar, laman pendaftaran biasanya baru dapat diakses mendekati pelaksanaan upacara. Masyarakat pun disarankan untuk memantau pengumuman resmi dan menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan agar tidak terlambat saat pendaftaran dibuka.

Sejumlah persyaratan yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti pendaftaran antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon aktif, alamat email aktif, serta foto diri terbaru. Pendaftar juga perlu menyiapkan dokumen pendukung lain apabila diminta dalam proses verifikasi.

Untuk pelaksanaan tahun ini, kuota peserta disebut mencapai 8.100 orang, sama seperti kuota upacara pada peringatan HUT RI tahun 2025. Kuota tersebut menjadi perhatian karena tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan langsung upacara kemerdekaan di halaman Istana Merdeka.

Antusiasme masyarakat pada tahun lalu menunjukkan bahwa persaingan mendapatkan undangan dapat berlangsung sangat ketat.

Pada peringatan HUT ke-80 RI, pemerintah menyediakan 8.000 undangan untuk setiap sesi upacara, yakni Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera pada sore hari. Sebanyak 80 persen undangan dialokasikan untuk masyarakat umum.

Lonjakan peminat juga terlihat saat pendaftaran tambahan dibuka pada 7 Agustus 2025. Situs Pandang Istana tercatat diakses lebih dari 142 ribu pengguna hanya dalam waktu 25 menit. Pada detik-detik awal pembukaan, lebih dari 34 ribu pengguna mengakses laman tersebut secara bersamaan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat itu mengapresiasi tingginya minat masyarakat untuk menghadiri upacara di Istana.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari masyarakat. Ini menunjukkan bahwa semangat merayakan kemerdekaan bersama di halaman Istana sangat hidup serta menjadi momen yang dicari dan dinantikan,” ujar Teddy.

Antusiasme tersebut juga terlihat saat pengambilan undangan fisik. Ribuan warga dari berbagai daerah rela mengantre untuk memperoleh undangan, termasuk Azmi, warga Bandung, yang berhasil mendapatkan undangan pada hari pertama pendaftaran.

“Yang hari pertama sih alhamdulillahnya kebetulan dapat cepat,” ujar Azmi.

Melihat tingginya animo tahun lalu, masyarakat yang ingin mengikuti upacara HUT RI 17 Agustus 2026 disarankan menyiapkan data sejak awal dan memantau pengumuman resmi agar tidak ketinggalan jadwal war tiket.