China Mulai Larang Pengguna Media Sosial Untuk Pamer Kekayaan, Anti Riya-Riya Club!

Jakarta, GPriority.co.id – Negara China mulai fokus berupaya untuk menindak para influencer yang memamerkan gaya hidup mewah demi keuntungan. Administrasi Dunia Maya China, belum lama ini memulai kampanye untuk mencegah pengguna media sosial dalam memaerkan kekayaannya, dikutp dari @financialtimes.

Dilaporkan, akun influencer seperti Wang Hongquanxing, seseorang yang disebut sebagai ‘Kim Kardashiannya Tiongkok’, Sister Abalone, dan Mr Bo, telah dibatasi oleh pihak China.

Platform media sosial seperti Weibo, Douyin, dan Xiaohongshu juga telah menerapkan langkah-langkah untuk mengekang perilaku mencolok, melarang pajangan rumah mewah, mobil, uang tunai, dan anak di bawah umur yang menggunakan barang-barang mewah.

Tindakan ini didasarkan atas perilaku ‘Thurman Maoyibei’ yang dihukum setelah menyebarkan video palsu dan menjadi viral di kalangan masyarakat China.

Tindakan ini juga dilakukan dengan bertujuan untuk mengekang sifat materialisme dan misinformasi online.

Melihat kebijakan tersebut, warganet Indonesia pun berbondong-bondong menyampaikan pendapatnya dan membandingkan dengan yang terjadi di Tanah Air.

“Di Indonesia mana terkenal kalau ga flexing (pamer) sama umbar-umbar vlog keluarga,” ujar seorang warganet.

“Meanwhile in Wakanda : bukan pamer tapi untuk menginspirasi orang lain sekaligus menunjukkan hasil kerja keras,” tulis warganet lain yang menyindir para influencer di Indonesia.

Foto : Ilustrasi / Shutterstock