Cuma Tampil 90 Menit di Coachella 2026, Justin Bieber Dibayar Rp170 Miliar!

Salah satu momen penampilan Justin Bieber di Coachella 2026/Foto : Dok. Variety Salah satu momen penampilan Justin Bieber di Coachella 2026/Foto : Dok. Variety

California, GPriority.co.id – Festival musik Coachella 2026 menjadi panggung besar kembalinya Justin Bieber setelah vakum beberapa tahun akibat masalah kesehatan. Penampilan ini bukan hanya dinantikan penggemar, tetapi juga mencetak rekor bayaran fantastis serta menandai babak baru dalam karier sang bintang.

Menurut laporan yang beredar, Justin Bieber dilaporkan menerima bayaran sekitar USD 10 juta atau setara Rp170 miliar untuk tampil sebagai headliner selama total dua akhir pekan festival.

Jumlah tersebut menjadikannya salah satu artis dengan bayaran tertinggi dalam sejarah Coachella. Bahkan, menurut laporan, pembayaran itu setara dengan sekitar USD 5 juta per akhir pekan penampilan.

Justin merasa tidak punya sesuatu yang harus dibuktikan. Namun di saat yang sama, ia ingin menunjukkan bahwa dirinya tetap mampu menghadirkan pertunjukan yang berkesan,” ujar seorang narasumber saat diwawancarai Rolling Stone.

Sebagai headliner, Bieber tampil pada tanggal 11 April 2026 (akhir pekan pertama) dan 18 April 2026 (akhir pekan kedua). Pada penampilannya di tanggal 11 April, ia naik panggung sekitar pukul 23.25 waktu setempat, di Coachella Stage. Durasi penampilannya mencapai 90 menit, dan menjadikannya salah satu set terpanjang dalam lineup festival tersebut.

Dalam penampilannya tersebut, Justin Bieber memadukan lagu lama dan lagu barunya dari album SWAG dan SWAG II. Beberapa lagu yang dibawakan antara lain “Sorry”, “Baby”, “Stay”, “Beauty and a Beat”, “One Less Lonely Girl”, “All I Can Take”, “Speed Demon”, “Go Baby”, hingga cover lagu “So Sick” milik Ne-Yo.

Dilansir dari laporan The Sun, penampilan Bieber juga menghadirkan konsep unik, seperti bernyanyi mengikuti track dari laptop dan menampilkan versi muda dirinya di layar besar. Bahkan banyak yang menyebut penampilannya dengan istilah “Bieberchella”.

Penampilan Bieber menuai reaksi beragam. Sebagian penggemar mengapresiasi konsep intim dan nostalgia yang mengingatkan awal kariernya di YouTube. Namun, tidak sedikit yang mengkritik penampilannya sebagai kurang maksimal.

Meski begitu, pendekatan sederhana ini disebut sebagai bagian dari visi personal Bieber yang kini lebih independen tanpa campur tangan manajemen lamanya.

Alasan Justin Bieber Comeback

Laporan The Guardian menyebut, comeback-nya Justin Bieber tidak terlepas dari perjalanan panjangnya dalam menghadapi masalah kesehatan. Ia sempat menghentikan tur dunia pada 2022 akibat Ramsay Hunt Syndrome yang menyebabkan kelumpuhan sebagian wajah.

“Saya berharap ini tidak terjadi, tetapi tubuh saya memberi tahu saya untuk melambat,” ujarnya kala itu.

Selain faktor kesehatan fisik, ia juga menghadapi tekanan mental dan emosional selama beberapa tahun terakhir. Dalam salah satu pengakuannya, Bieber menyebut, “Orang-orang terus bertanya apakah saya baik-baik saja, dan itu mulai terasa berat.”

Kini, melalui Coachella 2026, ia ingin membuktikan bahwa dirinya telah pulih dan siap kembali ke panggung besar dunia musik.