Data AHA: Memelihara Anjing Dapat Memperpanjang Umur Pemiliknya

Memelihara anjing memiliki banyak manfaat, salah satunya memperpanjang umur pemiliknya/Foto : Ilustrasi Dok. PetMD Memelihara anjing memiliki banyak manfaat, salah satunya memperpanjang umur pemiliknya/Foto : Ilustrasi Dok. PetMD

Jakarta, GPriority.co.id – Para pecinta anjing pasti akan senang membaca penelitian berikut ini. Disebutkan bahwa memelihara anjing ternyata dapat memperpanjang umur pemiliknya, lho!

Sebagaimana dilansir dari laporan NY Post pada Jumat (6/3), diketahui jika sekitar 43 persen masyarakat AS terutama dari kalangan generasi milenial, memiliki anjing peliharaan.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa ada banyak manfaat fisik dan mental dari memiliki hewan yang sering disebut ‘anak bulu’ atau anabul tersebut.

Memiliki anjing peliharaan disebut bisa memperpanjang umur karena berpengaruh terhadap kesehatan jantung, tingkat stres, dan masih banyak lagi. Meskipun ada beberapa kendala juga yang harus dihadapi pemiliknya seperti hambatan dalam pelatihan, biaya dokter yang mahal, terlebih melewati fase menyedihkan apalagi ditinggal pergi peliharaan.

Kendati demikian, AHA (American Heart Association) mencatat berbagai manfaatnya yang berkontribusi pada umur yang lebih panjang.

Penelitian tersebut mengaitkan kepemilikan anjing dengan berkurangnya risiko akibat penyebab apapun hingga 24 persen selama satu dekade.

Sementara penelitian pada tahun 2019 di Swedia menemukan bahwa kepemilikan anjing dikaitkan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah akibat stroke atau serangan jantung.

Selain anjing, memelihara kucing juga dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih rendah dan detak jantung yang lebih lebih stabil.

Adapun salah satu teori mengapa anjing dapat memperpanjang umur adalah karena anjing dapat membuat pemiliknya lebih aktif bergerak.

Sebuah studi di Inggris menemukan bahwa pemilik anjing empat kali lebih besar memenuhi aktivitas fisik sedang hingga berat selama 150 menit per minggu, dibandingkan dengan mereka yang tak memiliki anjing.

Terlebih, dengan berolahraga teratur juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mengelola berat badan. Bahkan jalan cepat pun dapat mengurangi risiko kematian akibat berbagai penyebab, hingga 31 persen.

Namun pemilik anjing harus tetap melakukan aktivitas fisik harian bersama anjingnya, karena sebuah meta-analisis di tahun 2012 menemukan bahwa meskipun sebagian besar pemilik anjing yang mengajak anjing mereka berjalan-jalan memenuhi  pedoman olahraga standar, hanya 60 persen pemilik yang benar-benar mengajak anjing mereka berjalan-jalan.

Penelitian lain juga menemukan bahwa jika anjing Anda tidak sehat, Anda pun bisa jadi juga tidak sehat. Sebagaimana data penelitian di tahun 2020 yang menemukan bahwa jika seekor anjing menderita diabetes, pemiliknya 38 persen lebih mungkin terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang memiliki anjing yang tidak menderita diabetes.

Kendati demikian, sekadar mengelus hewan peliharaan berkaki empat pun dapat meningkatkan kesehatan mental Anda dengan menurunkan hormon stres kortisol dan meningkatkan hormon oksitosin yang menimbulkan perasaan senang.

Menurut survei AHA tahun 2022, 95 persen pemilik hewan peliharaan mengandalkan anjing mereka untuk mengurangi stres. Keberadaan anjing juga dapat mengurangi rasa kesepian, terlebih bagi pemilik yang lajang atau pun sudah lanjut usia.