Jakarta, GPriority.co.id – Isu Patrick Kluivert menggantikan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia yang baru, semakin merebak.
Di kala fans Timnas Indonesia masih kecewa dengan keputusan PSSI yang memutus kontrak Shin Tae-yong, beredar kabar jika Patrick Kluivert direkrut karena sebuah alasan yang terdengar nyeleneh.
Kabarnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengunjungi Eropa pada akhir 2024 untuk mencari pelatih baru Timnas Indonesia, menggantikan Shin Tae-yong.

Dari tiga kandidat yang diundang, hanya satu orang yang bersedia menghadiri wawancara pada Hari Natal, 25 Desember 2024 lalu, sebagai uji komitmen.
Erick pun langsung memilih kandidat tersebut karena menunjukkan keseriusan, meskipun proses wawancara berlangsung singkat.
Pelatih baru yang dimaksud adalah Patrick Kluivert, yang akhirnya ditunjuk untuk posisi tersebut.
Keputusan Erick ini mendapat tanggapan beragam, termasuk kritik dari komika Indra Frimawan, yang menyebut prosedur pemilihan pelatih terlalu absurd.
Ia menyindir bahwa pilihan Erick hanya berdasarkan siapa yang hadir saat Natal. Hal ini memicu reaksi netizen, yang turut memberikan komentar bervariasi mengenai keputusan tersebut.
Patrick Kluivert Punya Rekam Jejak Judi dan Utang Rp16 Miliar?

Nama Patrick Kluivert pun semakin naik ke permukaan dan menjadi sorotan, tak lama setelah kabar pemberhentian Shin Tae-yong dikonfirmasi.
Meski mantan striker Barcelona dan Ajax tersebut memiliki karier gemilang sebagai pemain, rekam jejak Kluivert sebagai pelatih tidak secerah masa jayanya di lapangan.
Ia dilaporkan pernah menjadi asisten pelatih Kamerun (2018), manajer akademi Barcelona (2019), dan pelatih kepala Curacao (2021), tetapi gagal mencatatkan prestasi besar.
Terakhir, Kluivert melatih klub Turki, Adana Demispor, namun hanya bertahan enam bulan dengan catatan 8 kemenangan dari 20 laga sebelum dipecat pada Desember 2023.
Selain minim pencapaian sebagai pelatih, Patrick Kluivert juga pernah diterpa kontroversi. Ia diduga terlibat kasus pelecehan seksual dan perjudian, meski tidak terbukti bersalah dalam kasus pelecehan tersebut.
Partick Kluivert juga disebut sebagai korban dalam kasus judi. Catatan kepelatihannya yang tanpa trofi dan beberapa jejak hitam tersebut menjadi pertimbangan besar bagi PSSI jika nantinya benar-benar merekrut Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong.
Foto : X/actualmanagers
