Jakarta, GPriority.co.id – Wamenaker (Wakil Menteri Ketenagakerjaan) Immanuel Ebenezer, menanggapi tuntutan publik yang menagih 19 juta lapangan kerja.
Jika anda melewatkannya, pada masa kampanye, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran sempat berjanji akan menyediakan 19 juta lapangan kerja di Indonesia. Kini, saat Indonesia sedang dilanda badai PHK dan fenomena sulit mencari kerja, publik pun mempertanyakan realisasi janji tersebut.
Buka suara terhadap janji 19 juta lapangan kerja, Wamenaker yang akrab disapa Noel tersbut mengatakan jika janji kampanye tersebut dapat terealisasi, namun terdapat tantangan terkait ketidakstabilan ekonomi global.
Noel memberi klarifikasi, janji 19 juta lapangan pekerjaan tersebut diucapkan Prabowo-Gibran saat ekonomi global sedang stabil dan berbeda dengan keadaan saat ini dan menambahkan jika tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan tejadi di masa depan.
“Masalahnya kan kondisi global ini lagi hancur-hancuran. Memang Pak Prabowo itu Tuhan yang bisa liat ke depan?,” ungkapnya seperti dilansir dari ANTARA.
Kendati demikian, Noel optimis jika keadaan ekonomi global akan stabil. Bahkan ia mengatakan, janji 19 juta lapangan pekerjaan bisa terwujud mencapai 20 juta lapangan pekerjaan. Ia menekankan, penciptaan jutaan lapangan pekerjaan tidak bisa dilakukan secara instan dan singkat.
Noel juga tak bisa memberi target pasti kapan hal tersebut akan terwujud. Ia menambahkan, pemerintah kini terus berupaya semaksimal mungkin. Ia pun meminta masyarakat untuk memberi waktu bagi pemerintah untuk mengusahakan hal ini.
“Kita lihat saja. Kan nggak mungkin pemerintah hari ini seperti pemerintah yang dikasih mandat dari Tuhan langsung bisa menyelesaikan. Nggak begitu. Semua itu kan berproses. Kita tunggu prosesnya. Kita engga bisa menjadi bangsa instan,” tegasnya.
