DPR Minta Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Transparan dan Bebas Titipan

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim soal rekrutmen Manager Koperasi Merah Putih/Foto Fraksi PKB

Jakarta, GPriority.co.id – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim, meminta pemerintah memastikan proses rekrutmen 30.000 manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dilakukan secara transparan dan berbasis merit system. Sistem ini menekankan penilaian berdasarkan kualifikasi, kompetensi, serta kinerja secara adil.

Politisi yang akrab disapa Gus Rivqy itu menegaskan bahwa dalam proses seleksi tidak boleh ada praktik titipan maupun intervensi dari pihak tertentu. Ia menilai prinsip merit system harus benar-benar dijalankan tanpa kompromi.

“Rekrutmen harus benar-benar mengedepankan profesionalitas. Tidak boleh ada titipan orang dalam,” ujar Gus Rivqy dalam keterangannya.

Menurutnya, posisi manajer Kopdes memiliki peran yang sangat strategis sehingga harus diisi oleh individu yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam mengelola koperasi. Tanpa bekal tersebut, operasional koperasi berpotensi tidak berjalan optimal.

Ia mengingatkan bahwa kurangnya pemahaman terkait tata kelola koperasi dapat menjadi hambatan besar dalam menjalankan organisasi secara efektif dan berkelanjutan.

“Manajer Kopdes harus paham tata kelola koperasi. Kalau tidak mengerti dan tidak punya pengalaman, akan sulit menjalankan koperasi dengan baik,” tegasnya.

Selain kompetensi dan pengalaman, Gus Rivqy juga menyoroti pentingnya integritas dalam diri calon manajer. Menurutnya, pengelolaan keuangan koperasi membutuhkan tingkat kejujuran dan tanggung jawab yang tinggi.

“Integritas itu kunci. Kalau manajer tidak amanah dan melakukan penyelewengan, koperasi bisa bubar,” pungkasnya.