Jakarta, GPriority.co.id – H.E. Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Iran untuk Indonesia, membahas kunjungan Presiden Prabowo dalam waktu dekat ke negaranya. Hal ini disampaikan Boroujerdi kepada wartawan pada Rabu (26/11) kemarin.
“Ya, sebenarnya kami telah mengundang Presiden Prabowo untuk mengunjungi Iran. Dan beliau akhirnya menerima undangan. Beliau mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan kunjungan ke Iran dalam waktu dekat. Kami telah menyampaikan undangan resmi kepada yang mulia Presiden Prabowo. Kami berharap dapat segera bertemu,” ungkap Boroujerdi.
Dalam kesempatan tersebut, Boroujerdi mengenang kali terakhir mendiang Presiden Ebrahim Raisi berkunjung ke Indonesia di tahun 2022. Pihaknya mengaku tak sabar menerima kunjungan Presiden Prabowo.
“Terakhir kali mendiang Presiden Iran, Presiden Raisi, datang ke Indonesia pada tahun 2022. Jadi, sekarang kami tinggal selangkah lagi untuk menjamu Presiden Prabowo ke Iran dalam kunjungan resmi kenegaraan,” sebutnya.
Iran Tak Akan Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Sementara itu, saat disinggung terkait resolusi perdamaian untuk Gaza, Boroujerdi menyebut pemerintah Iran tak akan mengirim pasukan perdamaian ke Gaza. Menurutnya, hak-hak rakyat Palestina harus dilindungi sebelum perdamaian terjadi.
“Tidak, Iran tidak punya kepentingan untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza. Karena kami percaya bahwa pertama, sebelum melakukan aktivitas perdamaian apa pun, kita harus memikirkan hak-hak rakyat Palestina untuk dilindungi,” tegas Boroujerdi.
“Kami percaya jika kami ingin mencapai perdamaian sejati di Palestina, maka kami harus menjaga hak rakyat Palestina untuk memilih apa yang mereka inginkan. Untuk memilih pemerintah seperti apa yang mereka inginkan, dan untuk mengakhiri pendudukan. Ini adalah hal yang paling penting,” lanjutnya.
Kendati demikian, Boroujerdi menegaskan bahwa Iran sangat menghargai serta mengagumi segala bentuk upaya perdamaian yang dilakukan untuk menghentikan genosida di Jalur Gaza. Iran pun berkomitmen untuk selalu mendukung semua kegiatan yang mendorong perdamaian serta keamanan di kawasan tersebut.
“Sesungguhnya kami menghargai dan mengagumi semua upaya yang telah dilakukan untuk menghentikan genosida dan pertumpahan darah di Gaza dan di semua negara dunia. Kami senantiasa mendukung semua kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dan para pemimpin untuk memajukan perdamaian dan keamanan di kawasan tersebut,” ujarnya.
