Washington, GPriority.co.id – Politisi Partai Demokrat Aisha Wahab terpilih sebagai anggota DPR Amerika Serikat (AS) setelah memenangkan pemilu khusus untuk Distrik Kongres ke-14 California. Berdasarkan hasil yang diproyeksikan NBC News, Wahab memperoleh 51.610 suara atau 53,1 persen, mengungguli pesaingnya, Melissa Hernandez, yang meraih 45.598 suara atau 46,9 persen, dengan sekitar 95 persen suara telah dihitung.
Kemenangan tersebut diumumkan setelah proses penghitungan suara berlangsung selama beberapa hari sejak pemungutan suara pada 18 Agustus 2026. Pemilu khusus itu digelar untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Eric Swalwell, yang mengundurkan diri pada April 2026 di tengah tuduhan pelecehan seksual yang ia bantah.
Pemilihan berlangsung melalui dua tahap. Pada pemilihan pendahuluan 16 Juni, tidak ada kandidat yang memperoleh lebih dari 50 persen suara sehingga dua kandidat dengan perolehan tertinggi, yakni Wahab dan Hernandez, maju ke pemilihan putaran berikutnya.
Wahab menghadapi Hernandez, tokoh Partai Demokrat yang menjabat sebagai anggota dewan sekaligus presiden Bay Area Rapid Transit atau BART. Keduanya kembali akan berhadapan dalam pemilu sela November 2026 untuk memperebutkan masa jabatan penuh selama dua tahun.
Hernandez sendiri mendapat dukungan besar dari United Democracy Project, kelompok super PAC yang berafiliasi dengan lobi pro-Israel American Israel Public Affairs Committee atau AIPAC. Kelompok tersebut dilaporkan menghabiskan hampir 2,5 juta dolar AS untuk mendukung Hernandez dan menyerang Wahab melalui iklan serta kampanye media sosial.
Sebaliknya sikap Wahab terhadap Israel dan perang di Gaza menjadi salah satu isu paling menonjol dalam kampanye. Dalam forum kandidat pada April 2026, ia menyatakan bahwa serangan Israel terhadap warga Palestina di Gaza memenuhi unsur genosida.
Wahab juga menyerukan agar AS mengurangi atau menghentikan bantuan militer kepada Israel. Sikap tersebut menjadikannya sasaran kritik dalam iklan kampanye yang didanai kelompok pro-Israel, tetapi pada saat yang sama memperkuat dukungannya dari kelompok progresif dan pemilih yang menentang kebijakan AS terhadap Israel.
Pertarungan Wahab dengan Hernandez akhirnya ditutup dengan kemenangan Wahab yang mengantongi 53,1% suara. Sementara Hernandez berhasil mengantongi 46,9% suara.
Aisha Wahab berusia 39 tahun dan tinggal di Hayward, California. Ia lahir di New York dari keluarga keturunan Afghanistan, menempuh pendidikan politik di San Jose State University, serta meraih gelar MBA dari California State University, East Bay.
Sebelum terjun ke politik, Wahab bekerja sebagai manajer teknologi informasi, konsultan bisnis bidang TI, dan analis manajemen senior di sektor keuangan. Ia juga aktif dalam sejumlah organisasi masyarakat, termasuk Afghan Coalition, Tri-City Volunteers, dan American University of Afghanistan.
Karier politiknya dimulai di Dewan Kota Hayward. Ia terpilih pada 2018 dan menjadi mayor pro tempore pada 2020. Pada 2022, Wahab terpilih sebagai anggota Senat Negara Bagian California dari Distrik 10 setelah mengalahkan Lily Mei dengan 114.997 suara atau 53,7 persen.
Dengan kemenangan di tingkat federal, Wahab akan menjadi perempuan Muslim pertama sekaligus warga Amerika keturunan Afghanistan pertama yang duduk di Kongres AS, menurut laporan Reuters.
Foto : Aisha Wahab FB
