Hyundai Beri Sinyal Datangkan Creta EV di Indonesia

Jakarta, GPriority.co.id – Hyundai Motors Indonesia memberi sinyal untuk mendatangkan model mobil listrik Creta EV di Indonesia. Sebelum memutuskan, Hyundai sedang mengkaji permintaan pasar tanah air.

“Kami akan terus mempelajarinya dan kalau permintaan itu menurut kami cukup diluncurkan di Indonesia, kami akan mempersiapkan Creta EV agar bisa diluncurkan juga di pasar Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Hyundai Motors Indonesia Ju Hun Lee dikutip, Jumat (7/2).

Sebelumnya, Hyundai telah meluncurkan SUV elektrik Creta di India. Peluncuran itu bertepatan dengan Bharat Mobility Show di India pada pertengahan Januari lalu.

Salah satu alasan Creta EV belum hadir di Indonesia, kata Lee, karena Hyundai telah menawarkan Kona EV, yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan Creta EV, kepada konsumen tanah air.

Secara spesifikasi, Hyundai Creta EV menghadirkan pembaruan eksterior, yakni bagian depannya menampilkan desain gril terpisah dengan pola piksel. Bumper bawah mobil listrik itu dilengkapi dengan penutup aerodinamis aktif untuk meningkatkan efisiensi dan bumper belakangnya juga memiliki pola piksel.

Creta EV dilengkapi pelat selip bergaya aluminium itu menggunakan roda 17 inci yang dirancang ulang dengan pengoptimalan aerodinamis. Pada bagian dalam, Creta EV menghadirkan roda kemudi baru dan pemilih gigi yang mirip dengan yang ada pada Ioniq 5.

Perusahaan mengeklaim waktu akselerasi yang dibutuhkan kendaraan tersebut dari 0 ke 100 kilometer/jam hanya 7,9 detik, lebih cepat daripada Creta N Line bertenaga bensin.

Pembeli Creta EV akan diberi dua pilihan paket baterai, yakni unit 42 kWh yang dapat dipakai menempuh jarak 389 kilometer dan unit 51,4 kWh yang menjanjikan kemampuan jelajah 473 kilometer dengan sekali pengisian daya berdasarkan standar pengujian The Automotive Research Association of India (ARAI).

Hyundai menjanjikan pengisian daya dari 10 ke 80 persen hanya dalam waktu 58 menit menggunakan pengisi daya DC. Adapun pengisian daya di rumah, perangkat pengisi daya AC standar 11 kW akan mengisi penuh baterai yang lebih kecil dalam empat jam.

Foto: Hyundai India