Jakarta, GPriority.co.id – Kepergian penyanyi legendaris Titiek Puspa, menciptakan duka mendalam bagi dunia hiburan tanah air. Selain menjadi penyanyi, dirinya juga merupakan seorang komposer dan bintang film.
Semasa hidup, Titiek Puspa dikenal sebagai sosok ramah yang juga multitalenta. Bahkan kiprahnya di dunia entertain juga melintasi berbagai generasi, hingga akhir hidupnya.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (10/4) kemarin, Titiek Puspa sempat menjalani syuting untuk terakhir kalinya di program tv ‘Lapor Pak’ Trans 7.
Namun, ada alasan mendalam mengapa Titiek Puspa menerima tawaran syuting tersebut. Menurut kabar yang beredar, usai syuting program ‘Lapor Pak’, Titiek pingsan dan langsung dilarikan ke RS Medistra, Jakarta Selatan, karena mengalami pendarahan otak.
“Kata anaknya, lapor pak jadi orang-orang terakhir yang interaksi sama eyang (Titiek Puspa) sebelum eyang hilang kesadaran,” ungkap Fory Desniar, yang diketahui merupakan produser dari program ‘Lapor Pak’ Trans 7.
Fory menuturkan, Titiek Puspa memilih program ‘Lapor Pak’ sebagai karya terakhirnya sebagai seorang seniman.
“Katanya eyang sekeluarga sangat menggemari LP (lapor pak). Karena disitu beliau melihat candaan-candaan highclass yang berkualitas,” jelas Fory lebih lanjut.
Wendi Cagur Ungkap Kondisi Terakhir Titiek Puspa
Hal senada juga diungkap oleh Wendi Cagur yang merupakan salah satu bintang dalam program tersebut. Wendi mengatakan, pada segmen awal, Titiek masih terlihat sehat dan masih bisa bercanda.
“Di segmen awal Eyang masih sehat dan bisa bercanda. Meski akhirnya gue sedikit merasa agak aneh melihat Eyang di segmen 4 atau terakhir seperti orang bingung dan kehilangan arah,” ungkap Wendi seperti tertera dalam postingan Instagramnya.
Lebih lanjut, Wendi mengatakan jika ia juga sempat mencium tangan Titiek Puspa yang saat itu sudah tidak bisa digerakkan.
“Bahkan sampai pas gue mau cium tangannya Almarhumah Eyang seperti tidak bisa menggerakan tangannya untuk menyambut tangan gue. Sampai akhirnya gue terpaksa mengambil tangan kirinya untuk gue cium. Sambil bilang “Makasih banyak Eyang”. Ternyata itu adalah momen terakhir Eyang. Makasih banyak Eyang,” tulis Wendi.
Foto : YouTube/7 Comedy
