Jakarta, GPriority.co.id – Ada-ada saja! Puluhan jamaah Aolia di Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Jogjakarta, dilaporkan melaksanakan sholat ied (Idulfitri) lebih awal pada hari Jumat (5/4) kemarin.
Dengan begitu, jamaah Aolia lebih awal 5 hari dibandingkan dengan ketetapan dari pemerintah (NU) yang menentukan bahwa Idul Fitri 1445 H akan dilaksanakan pada Rabu (10/4) mendatang.
Ibnu Hajar Sholeh Pranolo atau yang akrab disapa Mbah Benu, selaku pimpinan dari jamaah Aolia, bahkan mengaku bahwa keputusan ini dilaksanakan setelah ia bertelponan langsung kepada Allah SWT.
“Sudah ada perhitungan. Saya telepon langsung kepada Allah Ta’ala. Kemarin tanggal 4, ‘Ya Allah ini sudah 29. 1 Syawalnya kapan?’ Allah jawab Tanggal 5. Kalo disalahkan, nggak papa. Karena urusannya kepada Allah,” tegas Benu yang berbicara dalam bahasa Jawa.
Sholat Ied (Idulfitri yang dilakukan oleh jamaah Aolia ini dimulai pada pukul 06.30 WIB, dan diimami langsung oleh Mbah Benu. Selain menjadi imam, Mbah Benu juga diketahui memberikan khutbah pada pelaksanaan ibadah sholat Ied tersebut. Sontak, netizen pun beramai-ramai memberikan komentar terhadap perkataan Mbah Benu tersebut.
“Ya kok ada gitu yang percaya jamaahnya,” ujar seorang netizen.“Daripada telepon, mbok datengin langsung,” tulis netizen lainnya.
“Nomor teleponnya berapa pak? Bagi dong! Mau ungkapin semua uneg-unegku ke Allah. Kalo ada nomor teleponnya aku minta,” ungkap seorang netizen dengan komentar nyeleneh.
Foto : Instagram / @eventbanget
