Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan adanya peningkatan kasus penyakit saluran pernapasan seperti influenza, pneumonia, dan Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data Surveilans Kemenkes, positivity rate influenza naik menjadi 38% pada minggu ke-38 tahun 2025, meningkat dari 34% pada minggu sebelumnya.
Adapun subtipe virus yang paling dominan adalah Influenza A (H3), diikuti oleh varian A (H1N1pdm09) dan virus tipe B (Victoria).
Kondisi ini membuat masyarakat semakin waspada, terlebih di tengah pergantian musim yang memang rentan terhadap penyakit saluran pernapasan.
Lalu, bagaimana cara mencegah agar tidak mudah terserang penyakit tersebut?
Praktisi kesehatan dr. Ngabila Salama menjelaskan bahwa kunci utama pencegahan adalah menjaga pola hidup sehat.
Ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.
Selain itu, vaksinasi juga sangat penting dilakukan secara rutin.
“Vaksinasi flu sebaiknya dilakukan satu tahun sekali. Bisa ditambah vaksin COVID-19 (booster) setahun sekali, serta 15 jenis imunisasi gratis untuk anak dari pemerintah,” ujar dr. Ngabila kepada GPriority, Minggu (19/10).
Ia juga menyarankan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, termasuk memastikan ventilasi udara dan pencahayaan rumah baik, menjaga ketersediaan air bersih dan sanitasi, serta membersihkan rumah dan jamban secara rutin.
Dr. Ngabila menegaskan pentingnya menghindari hewan pembawa penyakit seperti nyamuk, lalat, kecoa, tikus, dan cacing.
“Pola hidup sehat dapat meningkatkan imunitas untuk mencegah penyakit menular, dan yang utama juga mencegah penyakit tidak menular dengan menerapkan prinsip CERDIK, CERIA, dan PATUH setiap hari,” pungkasnya.
