Konflik Perang Palestina-Israel Mengalami Kesulitan Pengobatan dan Operasi

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Dimas | Foto: Aflaha Rizal Bahtiar

Jakarta, GPriority.co.id – Head of Presidium dr. Sarbini Abdul Murad mengatakan, konflik perang antara Palestina dan Israel telah menimbulkan banyak korban sipil.

Israel juga disebut memberikan serangan brutal terhadap masyarakat sipil di Gaza.

“Israel memberikan serangan brutal terhadap sasaran sipil yang ada di Gaza dengan alasan markas hamas, bengkel senjata, tempat persembunyian hamas dan sebagainya,” ungkapnya di kantor MER-C di Jakarta, Selasa (10/10).

“Dan ini semua adalah upaya yang sistematis yang dilakukan Israel untuk melumpuhkan dan menghancurkan kemanusiaan di Palestina,” lanjutnya.

Atas konflik tersebut, lanjut dr. Sarbini, menyebabkan rumah sakit Indonesia di Palestina mengalami kesulitan untuk melakukan pengobatan dan operasi.

“Oleh sebab itu, yang terjadi di Gaza bahwa obat-obat bius dan obat yang menyangkut bedah, atau alat bedah semakin menipis karena jumlah korban yang luar biasa. Ditambah dokter yang juga kelelahan,” ungkapnya.

Memandang hal tersebut, MER-C akan mengirimkan tim bedah dan tim bantuan kemanusiaan ke Gaza Palestina.

“Dalam waktu yang sangat singkat, kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Kairo untuk memfasilitasi tim medis dan tim kemanusiaan di Gaza,” pungkasnya.