Kabupaten Enrekang di Provinsi Sulawesi Selatan dikenal sebagai penghasil kerajinan tangan dan juga gula arennya. Selain dua produk tersebut, Enrekang dikenal juga sebagai daerah yang memiliki kopi ternikmat di dunia namanya Kopi Wine Enrekang.
Menurut Herman Saleh salah seorang barista asal Enrekang, Kopi Wine Enrekang memiliki cita rasa yang sangat unik dan juga unggul dibandingkan jenis kopi lainnya. Karena diracik dengan menggunakan proses wine.
“Secara umum, proses wine merupakan metode proses pasca panen kopi dengan menjemur buah kopi (seperti pada proses Natural) selama lebih dari 30 hari. Umumnya para prosesor menggunakan durasi 45-60 hari. Dalam kasus kopi ini, fermentasi dilakukan selama 45 hari. Cita rasa khas proses wine muncul menyerupai nangka sejak dari awal. Akan tetapi seiring dengan mendinginnya kopi, cita rasa yang lebih cemerlang dan bersih muncul, memberikan cita rasa menyerupai nanas dan mangga,” ucap Herman yang ditemui saat berlangsungnya Festival Pesona Kopi Agroforestry 2022 pada Selasa (25/1/2022).
Mengenai harganya sendiri, Herman mengatakan mulai dari 185 ribu rupiah hingga 200 ribu ke atas per-kgnya.” Kenapa mahal, karena proses pembuatannya sangat sulit dan mampu menimbulkan aroma buah dan juga wine, serta rasa asamnya yang berimbang,” jelas Herman.
Meskipun harganya tergolong mahal, Herman mengakan banyak yang meminatinya. Karena bisa dicampurkan dengan racikan kopi lainnya sebagai penyedap rasa.
Dalam kesempatan tersebut, Herman juga mengatakan bahwa dirinya mulai menekuni profesi barista sejak tahun 2020.” Di tahun tersebut saya mengikuti pelatihan barista,” ucap Herman.
Menurut Herman yang membuat dirinya tertarik untuk menjadi barista dikarenakan sejak dahulu dirinya hidup di tengah-tengah kopi. “ Profesi saya sebelumnya adalah petani kopi dan karena ada kesempatan untuk belajar menjadi barista maka saya pun langsung mengikutinya,” jelas Herman.
Dan setelah menjadi barista, Herman semakin paham mengenai kualitas kopi di daerahnya dan juga daerah lainnya.(Hs.Foto.Adi)
