Korlantas Polri sebut Arus Mudik Nataru Capai 49 Persen

Kemenhub bersama Korlantas Polri, Jasa Marga, dan Jasa Raharja usai pantau arus mudik Nataru, Kamis (25/12)/Foto Korlantas Polri Kemenhub bersama Korlantas Polri, Jasa Marga, dan Jasa Raharja usai pantau arus mudik Nataru, Kamis (25/12)/Foto Korlantas Polri

Jakarta, GPriority.co.id – Korlantas Polri mencatat sebanyak 201 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta menuju Sumatera dan Trans Jawa melalui jalan tol. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 49 persen dari total proyeksi arus keluar Jakarta pada masa mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Data tersebut merupakan hasil analisis dan evaluasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Korlantas Polri, Jasa Marga, dan Jasa Raharja sejak Jumat (26/12) sore hingga malam hari.

Arus mudik sudah kita lewati. Sampai saat ini, kendaraan yang keluar dari Jakarta sudah 49 persen,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam keterangannya.

Selain itu, hasil evaluasi Operasi Nataru juga menunjukkan tren positif pada aspek keselamatan lalu lintas. Angka fatalitas kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan signifikan.

“Korban kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas meninggal dunia turun sebesar 23,23 persen,” jelasnya.

Menurut Agus, capaian tersebut menjadi modal penting bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan pelayanan pada sisa pelaksanaan Operasi Nataru. Termasuk di antaranya menyiapkan strategi pengamanan arus balik di jalan tol, jalur arteri, penyeberangan, serta kawasan wisata.

“Strategi pengamanan arus balik sudah disiapkan agar perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar,” tutur Agus.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Koordinasi malam ini dilakukan untuk analisa dan evaluasi bersama Pak Kakorlantas. Kami juga menggelar doa bersama agar pelaksanaan angkutan Nataru berjalan dengan selamat, aman, dan lancar,” kata Dudy.