Mariah Carey Raup Rp1,71 Triliun Tiap Natal Berkat Lagu “All I Want for Christmas Is You”

Mariah Carey dalam video klip "All I Want for Christmas Is You"/Foto : Dok. The Guardian Mariah Carey dalam video klip "All I Want for Christmas Is You"/Foto : Dok. The Guardian

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Setiap Natal tiba, lagu “All I Want for Christmas Is You” milik Mariah Carey selalu menggema di seluruh dunia.

Dilansir dari WIO News, lagu tersebut berhasil memecahkan rekor dengan memimpin di peringat 1 Hot 100 Billboard selama 20 minggu berturut-turut. Hits tersebut juga berhasil mengalahkan “Old Town Road” milik Lil Nas X dan “A Bar Song” milik Shaboozey.

Bahkan, “All I Want for Christmas Is You” juga menjadi lagu yang paling lama berada di peringkat 1 sepanjang sejarah 67 tahun berdirinya Billboard.

Lagu ini pertama kali dirilis pada tahun 1994, dan masuk Hot 100 Billboard pertama kalinya pada 2019 lalu. Sejak saat itu, lagu ini terus menempati posisi puncak setiap musim Natal karena kekuatan streaming dan pemutaran di radio secara masif.

Jika diakumulasikan, “All i Want For Christmas Is You” telah menghabiskan total 77 minggu dalam daftar Hot 100 Billboard.

Menurut Firma Hukum Manatt, Phelps & Phillips, royalti dari lagu ini diperkirakan mencapai USD3,4 juta atau sekitar Rp56,76 miliar setiap tahunnya. Selama lebih dari 30 tahun sejak lagu ini dirilis, keuntungan dari lagu tersebut juga diperkirakan menyentuh USD103 juta atau sekitar Rp1,71 triliun.

Jumlah tersebut hanya berdasarkan royalti dan belum termasuk tur, konser, special performance, merchandise, serta hal lainnya yang bisa diperoleh lagu tersebut. Angka tersebut juga di luar royalti saat lagu ini pertama kali diluncurkan.

Perlu diketahui, lagu “All I Want for Christmas is You” merupakan ciptaan Mariah Carey dengan berkolaborasi bersama Walter Afanasieff yang ditulis hanya dalam waktu 15 menit. Keduanya menciptakan lagu tersebut pada pertengahan 1994, sebelum berlanjut ke rekaman pada bulan Agustus.

Lagu ini kemudian resmi dirilis pada 29 Oktober di tahun yang sama. Hebatnya, hingga saat ini lagu tersebut masih sering didengarkan di seluruh dunia saat Natal tiba.