Bunga Marigold ataupun sangat terkenal dengan sebutan nama bunga “gemitir”ataupun “gumitir di Pulau Bali mempunyai warna kuning cerah dan banyak digunakan sebagai sebuah tanaman hias, terutama di acara pernikahan dan halaman rumah.
Namun siapa sangka dibalik keindahannya, Marigold juga memiliki kegunaan lainnya termasuk dengan penciptaan warna pada ikan hias.
Dilansir dari laman medsos Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) beberapa waktu yang lalu, bunga marigold dapat diolah menjadi sumber karotenoid dan lutein yang berguna untuk meningkatkan kualitas warna ikan hias, meningkatkan kualitas gizi telur, dan juga sebagai herbal atau kesehatan untuk kesehatan mata.
“ Adalah Petani asal Bali Sukarman yang telah mengembangkan salah satu produk olahan bunga marigold, yaitu “SuperGold” menjadi makanan untuk meningkatkan kualitas warna ikan hias. Hasil riset ini telah terpublikasi di beberapa jurnal ilmiah dan mendapat penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai inovasi terbaik pada tahun 2016, serta masuk dalam 108 Inovasi Indonesia yang di selenggarakan oleh BIC (Bussines Inovation Center). Lebih lanjut contoh produk “SuperGold” ini telah dipamerkan dalam acara Indonesian Inovation Day, pada tanggal 26 Juni 2019 di Jerman,” tulis isi laman medsos KKP.
Informasi dan inovasi hasil riset Sukarman ini menurut KKP disambut baik oleh CV. Bali Gumitir dan petani bunga marigold lainnya. Mereka dengan sukarela mengirimkan 200 kg bunga untuk diproses lebih lanjut sebagai suplemen pakan. Bahkan pertemuan ini juga akan ditindak lanjuti dengan pembuatan rumah pengering dan rumah packing di Bali agar dapat mengurangi biaya produksi. Tahapan produksi selanjutnya untuk skala industri, BRBIH telah melakukan inisiasi kerjasama dengan PT Nutricell Pasific, yang merupakan salah satu perusahaan besar yang bergerak dalam bidang suplemen pakan di Indonesia.
“ Dan alhamdulillah marigold kini menjadi salah satu suplemen bagi pakan ikan hias,” kutip isi dari laman medsos KKP.(Hs.Foto.Humas KKP)
