Jakarta, GPriority.co.id – Nama Marissa Anita kembali menjadi perhatian publik setelah kehadirannya dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026 ramai diperbincangkan di Threads.
Foto Marissa bersama Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan sejumlah pengguna media sosial dan memunculkan beragam komentar.
“Wowwww disappointment so muchh. Bye pancatera lo udh gabisa jadi panutan cewe2 keren. droppp,” ujar pengguna threads dengan akun @heyitsmemine_.
“Marissa Anita brandingnya wellness smart woman ternyata ya pret juga wkwkwkwk,” tulis pengguna threads lainnya.
“Pernah sekagum itu sm Marissa Anita, tapi tidak sekarang. Jadi paham kenapa Shaz walked out from the gang,” ujar pengguna threads lainnya.
Kendati demikian, perlu dicatat, kritik yang beredar di media sosial merupakan respons pengguna Threads dan tidak otomatis merepresentasikan fakta mengenai sikap politik maupun pandangan pribadi Marissa. Kehadirannya dalam acara kenegaraan juga tidak dengan sendirinya menunjukkan dukungan politik tertentu.
Sorotan tersebut kemudian kembali mengaitkan publik dengan perjalanan Marissa di Pancatera, khususnya podcast In Her View. Pancatera diluncurkan pada 2025 sebagai ruang bagi perempuan untuk berbagi pandangan mengenai berbagai persoalan kehidupan. Saat peluncuran, Marissa menjelaskan bahwa podcast tersebut akan membahas sejumlah topik yang belum banyak dieksplorasi.
āKami akan bahas topik yang belum dieksplorasi di Indonesia seperti seks, ekonomi, etos kerja, dan lain-lain. dan kami akan sangat gamblang,ā ujar Marissa, dikutip Femina saat peluncuran Pancatera.
Marissa juga menjelaskan pendekatan yang digunakan para pendiri dalam berdiskusi.
āKami menerapkan active listening karena kami berasal dari dunia yang berbeda. Ini bagus karena era medsos yang penuh polarisasi. Harapannya In Her View bisa menjadi wadah untuk saling mendengar dan mengerti satu sama lain,ā katanya.
Pada awalnya, Pancatera dibangun oleh lima perempuan, yakni Shahnaz Soehartono, Caroline Soerachmat, Kai Soerja, Marissa Anita, dan Karina Basrewan. Femina mencatat kelimanya berasal dari latar belakang berbeda, tetapi memiliki perhatian terhadap isu perempuan dan keinginan menghadirkan ruang percakapan yang terbuka.
Sementara itu, isu mengenai Shahnaz Soehartono atau Shaz yang keluar dari Pancatera memang pernah menjadi pembahasan di media sosial.
Sejumlah unggahan pengguna Threads pada Oktober 2025 bahkan mengaitkan perubahan komposisi tersebut dengan dugaan perbedaan pandangan politik. Namun, dugaan tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai fakta tanpa konfirmasi resmi dari Shahnaz maupun pihak Pancatera.
Postingan threads Shaz saat Hari Kemerdekaan RI ke-81 kemarin pun semakin menguatkan dugaan tersebut.
“Tidak ada kata-kata manis untuk memperingati hari ini. Lebih dari setahun belakangan, negara ini tidak menginspirasi,” tulisnya.
Di sisi lain, jejak Marissa di In Her View masih tercatat dalam profil profesionalnya. Dalam situs pribadinya, Marissa menyebut dirinya sebagai salah satu co-host podcast tersebut di Pancatera sejak 2025.
Dengan demikian, viralnya Marissa Anita di Threads setelah hadir di Istana Merdeka menjadi momentum yang kembali membuat perjalanan profesionalnya, termasuk keterlibatannya di Pancatera dan In Her View, diperbincangkan publik.
