Mengakali Batu Kali

Jakarta,GPriority.co.id-Pernahkah dibenak Anda terpikir bahwa batu kali bisa menjadi sebuah karya seni lukis yang estetik? Rasanya belum, untuk itulah pada kali ini, KamiSketsa GalNas bersama Museum Kebangkitan Nasional berkolaborasi mengajak publik untuk membuat karya seni lukis dengan media batu kali dalam Workshop Seni Lukis bertajuk “Mengakali Batu Kali”.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber yaitu Duki Noermala dan Elvin Emeraldo. Para narasumber akan memandu para peserta untuk melukis objek ikan dan serangga pada batu kali yang berukuran mini, rata-rata berdiameter sekitar 6-7 cm atau segenggam tangan. Cat yang digunakan adalah cat akrilik. Duki mengatakan, “Teknik melukis pada batu pada dasarnya sama dengan melukis pada media lainnya, namun melukis pada batu kali dengan ukuran kecil membutuhkan kejelian dan kesabaran karena dimensinya terbatas.”

Ditambahkan Elvin, “Untuk objek sebenarnya bisa mengeskplorasi berbagai macam objek. Namun pada workshop kali ini, objek yang dipilih ikan dan serangga.” Ikan atau serangga yang dilukis akan tampak seolah-olah berada di atas batu. Tentunya dengan teknik lukis yang semakin baik, maka hasil karya lukis pada batu kali juga akan tampak semakin estetik.

Workshop Seni Lukis bertajuk “Mengakali Batu Kali” akan digelar pada Sabtu, 28 Mei 2022, pukul 09.00 WIB di Museum Kebangkitan Nasional. Workshop ini menjadi rangkaian kegiatan Bulan Kebangkitan “Ma[s]sa Bangkit” yang diselenggarakan oleh Museum Kebangkitan Nasional dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-114 dengan tema “Ayo Bangkit Bersama”.

Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto, berharap Workshop Seni Lukis “Mengakali Batu Kali” Bersama KamiSketsa GalNas dapat menjadi media bagi para anggota KamiSketsa GalNas serta masyarakat umum untuk mengeksplorasi medium berkarya, bertukar pengetahuan dan informasi terkait seni rupa, berpikir kreatif, serta menemukan gagasan dan cara-cara baru untuk pengembangan bidang seni rupa.

“Di Bulan Kebangkitan ini, yang diharapkan bangkit adalah kebangkitan dalam segala aspek, bukan hanya kebangkitan dalam arti membangkitkan semangat nasionalisme saja, melainkan juga termasuk membangkitkan semangat berkarya dan berkreasi, melalui bidang-bidang yang dikuasai, bahkan apabila memungkinkan mengeksplorasi bidang lain yang diminati,” kata Pustanto.

“Semoga workshop ini mampu membangkitkan semangat, inspirasi, dan kreativitas para peserta untuk terus mengasah kemampuan dan terus mengeksplorasi medium berkarya yang bisa jadi belum pernah terpikirkan sebelumnya,”tutupnya.(Hs.Foto.Humas Galnas)