Mengenal Filisida, Tragedi yang Menimpa Nizam hingga Tewas

Ilustrasi anak mengalami kekerasan/Foto iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Istilah filisida kembali mencuat di Indonesia menyusul kasus tewasnya Nizam (13), yang diduga dianiaya oleh ibu tirinya, Teni Ridha Shi. Terbaru, Nizam juga diduga mengalami penyiksaan oleh ayah kandungnya, Anwar Satibi.

Tindakan tersebut disebut sebagai filisida, yakni pembunuhan anak yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri.

Hal itu disampaikan Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR, Senin (2/3).

“Kami sampaikan bahwa ini termasuk filisida, Pak. Jadi pembunuhan anak yang dilakukan oleh orang tua, baik orang tua kandung atau orang tua tiri,” ucap Diyah, dikutip dari YouTube DPR, Selasa (3/3).

Ia menambahkan, angka filisida di Indonesia tergolong tinggi dan kerap terjadi akibat pembiaran serta normalisasi kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak.

“Nah, angka filisida di Indonesia cukup tinggi, dan mohon izin ini terjadi karena adanya pembiaran dan normalisasi kekerasan di dalam rumah tangga yang terjadi pada anak,” tambahnya.

KPAI pun meminta, pasal pembunuhan berencana turut disangkakan kepada Anwar dan Teni.

“Karena sebelum filisida itu pasti terjadi kekerasan-kekerasan kecil sebelumnya. Jadi mohon izin jika diperkenankan kami ingin menambahkan tuntutan di Pasal 340 KUHP [lama],” ucapnya.

Lantas, apa itu filisida?

Mengutip dari RRI, filisida adalah pembunuhan anak yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri. Biasanya, tindakan ini diawali dengan kekerasan ringan yang dialami anak. Namun, kekerasan verbal maupun fisik yang terus berulang dapat meningkat menjadi kekerasan berat hingga berujung pada kematian.

Salah satu faktor yang kerap melatarbelakangi filisida adalah persoalan ekonomi. Fenomena ini tidak hanya berkaitan dengan masalah sosial, tetapi juga lemahnya perlindungan terhadap anak.

Untuk mencegah terjadinya filisida, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan tanda-tanda kekerasan terhadap anak. Jika menemukan kekerasan, sekecil apa pun, penting untuk segera melaporkannya. Pengawasan dari lingkungan sekitar diharapkan dapat mencegah terjadinya kekerasan yang lebih parah hingga berujung pada filisida.