Aceh, Gpriority.co.id – Bupati Kabupaten Aceh Tamiang, Armia Pahmi menyebut akan mendukung penuh seluruh kegiatan di sektor pertanian yang mengarah kedalam program ketahanan pangan,
Komitmen itu disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi saat menghadiri penanaman jagung perdana tahun 2026 dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional program Kodim 0117/Aceh Tamiang di lahan Kompi Produksi di Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Minggu, (10/5).
Menurut Armia Pahmi, ketahanan pangan merupakan bagian integral dari Program Strategis Nasional (PSN) di Indonesia yang wajib untuk didukung penuh.
Selain itu, ia menilai ketahanan pangan didorong sebagai pertahanan strategis bangsa untuk menghadapi krisis, memperkuat cadangan pangan, serta mencapai swasembada.
“Hal ini mencakup pengembangan food estate, optimalisasi lahan, dan swasembada karbohidrat/protein yang termaktub dalam proyeksi pangan nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini dikatakannya juga merupakan langkah nyata dalam memanfaatkan lahan tidur yang potensial untuk menjaga ketahanan pangan di Aceh Tamiang.
Untuk itu, Bupati mengaku, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pertanian, dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Baik dari segi penyediaan bibit unggul, pupuk maupun pendampingan teknis kepada para petani,” tandasnya.
Seperti diketahui, Jagung sebagai salah satu komoditas strategis, memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, serta sebagai sumber pendapatan bagi para petani.
Karenanya dengan penanaman jagung di lahan Kompi produksi tersebut, Armia berharap dapat membawa dampak positif di lingkungan masyarakat khususnya Kecamatan Kejuruan Muda.
Salah satunya dapat membangkitkan semangat masyarakat dalam mengoptimasi pemanfaatan lahan kosong atau lahan tidur, sehingga ke depannya produktivitas tanaman pangan dan palawija di wilayah ini semakin meningkat
“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kami yakin kita dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kodim 0117/Aceh Tamiang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Aceh Tamiang.
Sementara itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya menyatakan bahwa program ini bukan sekadar penanaman, namun merupakan bentuk kontribusi berkelanjutan terhadap program ketahanan pangan nasional.
“Kami ingin menunjukkan bahwa prajurit TNI AD juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk di sektor pertanian yang merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” sebut beliau.
Disamping itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan kosong agar lebih produktif. Tidak hanya memberikan manfaat bagi satuan, program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan produksi pangan lokal.
Penanaman jagung ini merupakan bagian dari implementasi arahan pimpinan TNI dan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat kemandirian pangan di lingkungan militer. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Kodim 0117/Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan serupa di masa mendatang.
Pada tahun sebelumnya, lahan ini sudah menghasilkan panen sesuai target beberapa kali sebelum banjir melanda. Banyak tumbuhan yang turut ditanami, seperti Cabai caplak, pepaya, pisang, terong, kangkung, ubi dan tanaman lainnya. Bahkan, turut mulai pembibitan ikan Nila, lele dan gurame.
Foto : Zulfitra
