Korea Utara, GPriority.co.id – Menteri Luar Negeri (Menlu RI) Sugiono, telah melakukan kunjungan resmi ke Pyongyang, Korea Utara, pada 10-11 Oktober 2025 lalu. Kunjungan tersebut pertama kalinya usai 12 tahun jeda diplomasi, sebagaimana dilansir dari ANTARA pada Selasa (14/10).
Diumumkan secara resmi pada laman Kementerian Luar Negeri Indonesia, kunjungan tersebut dilakukan atas undangnan Menteri Luar Negeri (Menlu) Korea Utara, Choe Son Hui.
Dalam pertemuan bilateral di Pyongyang, kedua menteri membahas serangkaian langkah strategis untuk memperkuat hubungan Indonesia-Korea Utara, dengan fokus utama pada politik, hubungan sosial budaya, kerja sama teknis, dan diplomasi olahraga.
Kedua belah pihak dilaporkan menegaskan kembali persahabatan mereka yang telah terjalin sejak lama, yang dimulai sejak awal sejarah kedua negara pasca-kemerdekaan, dan menekankan pentingnya menjaga jalur diplomatik tetap terbuka meskipun dinamika global terus berubah.
Menurut laporan dari ANTARA, Menlu Sugiono juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk membantu memfasilitasi keterlibatan Korea Utara yang lebih erat dalam mekanisme kerja sama ASEAN, termasuk melalui peningkatan partisipasi dalam forum-forum seperti Forum Regional ASEAN (ARF).
Sebelumnya, usai pertemuan bilateral antara Menlu RI dengan Menlu Belanda di Gedung Pancasila Kemlu RI pada Kamis (9/10) lalu, Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan jika kunjungan Menlu Sugiono ke Korea Utara menegaskan kembali komitmen RI terhadap dialog konstruktif serta hubungan kerja sama dengan berbagai mitra di kawasan, begitupun dengan Korea Utara.
“Pak Menlu kemudian akan melakukan bilateral dengan Menlu Korea Utara Choe Son-hui pada 11 Oktober. Isu-isunya membicarakan penguatan berbagai kerja sama baik bilateral, regional, ataupun global,” jelas Yvonne.
Dalam kunjungannya beberapa waktu lalu, Menlu Sugiono juga meninjau gedung KBRI Pyongyang yang sempat ditutup sejak 2021 lalu akibat pandemi COVID-19, tetapi telah aktif kembali pada pertengahan tahun ini.
Kunjungan terakhir Indonesia ke Korea Utara terjadi saat masa jabatan Menlu Marty Natalegawa pada 21-23 Oktober 2013. Saat itu Menlu Marty bersama pemerintah Korea Utara membahas peningkatan hubungan bilateral serta stabilitas di kawasan Semenanjung Korea.
Kemudian pada 18 September 2024 lalu Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Wamenlu RI) Pahala Mansury sempat menerima kunjungan kehormatan Wamenlu Korea Utara, Park Sang Gil di Jakarta. Keduanya sempat membahas upaya penguatan kerja sama di berbagai sektor. Sejak era Presiden Soekarno dan Presiden Kim II Sung hingga saat ini, hubungan bilateral Indonesia-Korea Utara terus terjaga.
