Menteri PUPR Targetkan Pasar Glendoh Selesai pada Juli 2024, Siap Tampung 200 Pedagang

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan Pasar Glendoh selesai akhir Juli 2024. 

Sejak dimulai Desember 2023 lalu, menurut Basuki pembangunan pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis atau tidak kumuh.

“Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakkan sektor riil atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia,” kata Basuki dikutip di Jakarta, Selasa (18/6).

Menteri Basuki menyampaikan, lokasi pembangunan Pasar Glendoh sendiri berdekatan dengan Pasar Agro Hortikultura dan Pasar Pagi Purwodadi sehingga turut meningkatkan fungsi kawasan setempat sebagai pusat perdagangan rakyat di Kabupaten Grobogan. 

Pembangunan Pasar Glendoh di Grobogan dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023-2024 senilai Rp25 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Pradipta Bumi Konstruksi di atas lahan seluas 11.331 meter persegi (m2) dengan luas bangunan 3.397 m2. 

Secara keseluruhan, Pasar Glendoh sendiri terdiri dari 4 blok yang mampu menampung 200 pedagang dengan pembagian bangunan utama pasar yakni Blok A terdiri dari 10 kios, Blok B sebanyak 12 kios dan 48 los, Blok C sebanyak 12 kios, dan Blok D sebanyak 58 kios dan 56.

Pasar ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet, mushola, dan rumah pompa. Selain itu juga dilengkapi dengan bangunan rumah potong ayam, ground water tank, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), bank sampah, rumah genset, area parkir, drainase, akses lingkungan, pagar kawasan, dan lansekap. 

Diharapkan dengan selesainya pembangunan Pasar Glendoh yang sehat dan higienis akan meningkatkan sarana perdagangan barang/jasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya di Kabupaten Grobogan.

Foto: Humas PUPR