Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Berkarya Lewat Lagu Baru “Ego”

Grup band, Padi Reborn. Foto:Instagram/padiband Grup band, Padi Reborn. Foto:Instagram/padiband

Jakarta, GPriority.co.id – Grup musik Padi Reborn resmi merilis lagu terbaru berjudul “Ego”, yang menjadi single perdana dari album “Dua Delapan”. Album ini menjadi penanda perjalanan 28 tahun kiprah mereka di industri musik Indonesia sejak berdiri pada 1997.

Gitaris sekaligus penulis lirik “Ego”, Piyu, menjelaskan bahwa lagu ini berbicara tentang sisi manusia yang kerap terjebak dalam gengsi dan keinginan untuk selalu benar. Menurutnya, ego merupakan hal yang sering muncul dalam berbagai hubungan, baik antar pasangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Ego itu seringkali kita lihat pada orang lain, tapi tidak pada diri kita sendiri. Ego menjadi masalah ketika terjadi dalam hubungan, seperti pasangan yang awalnya ingin melanjutkan hubungan, tapi akhirnya lelah karena konflik dan ketidaksetujuan,” kata Piyu dalam keterangan persnya dikutip, Selasa (11/11).

Ia menambahkan, hubungan masih bisa terselamatkan jika kedua pihak menyadari bahwa rasa cinta lebih besar dari ego.

Secara musikal, “Ego” menampilkan eksplorasi baru dari Padi Reborn dengan perpaduan unsur pop-rock dan orkestra megah hasil kolaborasi bersama Budapest Scoring Orchestra. Sentuhan ini memberikan nuansa yang lebih sinematik tanpa meninggalkan karakter khas Padi.

Sementara itu, Vokalis Fadly mengungkapkan, kolaborasi dengan orkestra internasional tersebut menjadi pengalaman berharga bagi band asal Surabaya itu.

“Pengalaman bekerja dengan orkestra ini luar biasa. Mereka sangat presisi, efisien, dan mampu menjaga keseimbangan musik dengan sangat baik. Ini adalah pengalaman pertama kami bekerja dengan orkestra dalam skala besar dan sangat memperkaya proses pembuatan musik kami,” ujar Fadly.

Lain hal, basis Rindra menilai lagu ini menghadirkan kembali akar musikal Padi Reborn yang kuat dengan melodi khas dan harmonisasi yang matang.

“Meskipun bereksperimen, kami merasa ini adalah musik yang Padi inginkan. Setelah dua single terakhir (Kau Malaikatku dan Langit Biru), kami kembali ke gaya Padi yang lebih akustik. Kami merindukan musik Padi yang seperti ini,” tutur Rindra.

Kemudian, Gitaris Ari menambahkan, “Ego” merupakan bentuk apresiasi dan hadiah untuk para Sobat Padi yang terus mendukung perjalanan band selama hampir tiga dekade.

“Ego adalah hadiah dari kami untuk Sobat Padi yang selalu ada, dari panggung ke panggung, dari album ke album. Kami tumbuh bersama mereka, dan lagu ini kami persembahkan sebagai ungkapan rasa terima kasih,” ungkap Ari.

Peluncuran “Ego” juga menjadi bagian dari rangkaian menuju konser besar “Dua Delapan” yang dijadwalkan digelar pada 31 Januari 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Konser ini akan menjadi momen refleksi dan perayaan perjalanan panjang Padi Reborn.

Tak hanya itu, Drummer Yoyo mengungkapkan, angka “dua delapan” tidak hanya melambangkan usia band, tetapi juga delapan tahun sejak Padi kembali aktif dengan nama Padi Reborn pada 2017.

“Dua delapan bagi kami adalah simbol perjalanan panjang yang kami lewati bersama sebagai band. Kami sudah melewati banyak hal, dan rasa kebersamaan kami semakin kuat. Kami berharap energi ini bisa bertahan selama 28 tahun lagi,” kata Yoyo.

Lagu “Ego” saat ini sudah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify dan Apple Music, serta diputar di sejumlah radio nasional dan daerah di seluruh Indonesia.