Jakarta, GPriority.co.id – Terlalu tegang saat menonton pertandingan sepak bola ternyata dapat meningkatkan resiko fatal. Walau menyenangkan, tetapi dapat menimbulkan bahaya seperti serangan jantung hingga kematian.
Hal ini terjadi saat pertandingan menegangkan antara Timnas Indonesia vs Korea Selatan di Piala AFC U-23, Jumat (26/4) dini hari. Dimana, Sekretaris Diskominfo Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) Bambang Abdul Khaliq meninggal pada saat menonton pertandingan tersebut.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…Telah pulang ke rahmatullah Bpk Bambang Abdul Khaliq (Sekretaris Kominfo) pada hari ini(Jumat 26 April 2024 ,dan ,semoga Allah Swt mengampuni segala dosa dan kesahannya,diterima segala amal ibadahnya dan dimasukkan dalam surga Nya. Aaamiin….,” tulis pesan singkat kepada GPriority yang diterima di Jakarta, Jumat (26/4).
Dalam penjelasannya, Bambang yang tengah menonton laga seru tersebut terjatuh dari kursi hingga tidak sadarkan diri. “Nonton timnas vs Korea, tegang, lalu jatuh dari kursi. Tidak sadar, dilakukan ke IGD,” lanjut pesan itu.
Namun hingga tulisan ini dimuat, tidak ada penjelasan pasti mengenai penyebab meninggalnya Bambang Abdul saat menonton pertandingan Timnas Indonesia vs Korsel tadi malam.
Seperti dilansir Kumparan, dalam hasil sebuah riset yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine ditemukan bahwa menonton pertandingan sepak bola yang menegangkan meningkatkan risiko mengalami kejadian serangan jantung atau kardiovaskular.
Dari situ, para peneliti menemukan adanya peningkatan terjadinya situasi gawat darurat penyakit jantung di beberapa rumah sakit di Munich, Jerman, saat piala dunia 2006. Ditemukan telah terjadi peningkatan dua kali lipat dalam kasus penyakit jantung saat tim Jerman sedang bermain.
“Ketika ada pertandingan yang sangat menegangkan, beberapa fans memiliki respons yang sangat emosional yang menyebabkan adanya peningkatan di sistem saraf simpatik dan juga peningkatan pada tingkat adrenalin,” kata Robert Kloner, direktur riset kardiovaskular di Huntington Medical Research, dikutip, Jumat (26/4).
Penjelasan lainnya, Vicki Greenberg, Program Manajer Praktik Keperawatan di University of Phoenix, mengatakan bahwa ketika para fans berat olahraga menonton pertandingan menegangkan, mereka juga akan mengalami risiko serangan jantung yang lebih tinggi.
Menurut Greenberg, ada peningkatan antara 300 hingga 400 aliran darah dari jantung saat para fans menonton pertandingan yang penting dan menegangkan. Karena jantung memompa darah lebih cepat dan lebih kuat, hal itu dapat membuat orang dengan tekanan darah tinggi untuk mengalami kerusakan pada bagian dalam pembuluh darah mereka.
Kerusakan ini dapat menyebabkan peradangan dan meningkatkan risiko penutupan serta penyempitan aliran darah yang kemudian mengurangi aliran darah ke jantung.
Foto: GPriority/Ilustrasi
