Penulis : Ponco | Editor : Haris | Foto : Pemkab Morowali
Bungku, Gpriority.co.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pesantren khususnya bagi anak yatim-piatu dan kurang mampu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menyerahkan bantuan sosial jaminan hidup uang tunai kepada beberapa pesantren.
Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali, Senin (20/03). Dikutip dari laman Pemkab disebutkan, penyerahan juga dimaksudkan membantu meringankan beban ekonomi bagi Tahfidz Qur’an yatim-piatu dan kurang mampu di pesantren Kabupaten Morowali.
Bupati Morowali Drs. Taslim didampingi Kadis Sosial Daerah Arifin Lakane M.Pd pada kegiatan itu menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp. 6.120.000.000. Terdiri dari ponpes Nurul Ummah Lambelu Rp. 696.000.000; ponpes Hidayatullah Desa Umpanga Rp. 120.000.000; Ponpes Al-Hikmah Desa Lambelu Rp. 900.000.000; Ponpes Miftahul Alkhairaat Morowali Rp. 1.170.000.000; Ponpes Nurul Iman Wosu Rp. 1.140.000.000; Ponpes Tahfidz Qur’an Nurul Huffaz Rp. 570.000.000; Ponpes Tahfidzul Qur’an Al Wahid Rp. 330.000.000; Ponpes Witaponda Alkhairaat Rp. 120.000.000; Ponpes Tahfiz Masjid Tua Bungku Rp. 600.000.000; Ponpes Raudhatul Ilmi Alkhairaat Pebatae Rp. 144.000.000; Ponpes Tahfidz Jazirah Tsalatsah Pulau Tiga Rp. 210.000.000; dan Ponpes Al-Markaz Jaziratul Lakombulo Rp. 120.000.000.
Atas nama Pemkab Morowali, Bupati Taslim berharap bantuan sosial dapat memberikan manfaat bagi pesantren-pesantren yang menerima, dan dapat membantu mereka dalam menghadapi kesulitan ekonomi. “Kegiatan Ini merupakan kewajiban kita sebagai orang yang diberi amanah oleh rakyat untuk memimpin daerah, yaitu memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu dsb. Jadi program ini didukung oleh undang-undang, betul betul yang kita lakukan ini berkaitan dengan undang undang,” jelasnya. Kepada para pimpinan Ponpes, Bupati Taslim mengharapkan kerjasama serta dukungan dalam mensukseskan program program Pemkab Morowali.
Sementara itu, Kadis Sosial Daerah Arifin Lakane menyampaikan pada tahun 2023 anggaran jaminan hidup untuk pondok Tahfidz maupun penyandang disabilitas tunai mencapai 4 Miliar lebih. “Dari tahun lalu naik 8 miliar, tahun ini 12 miliar lebih. Untuk jaminan hidup bagi penghafal Al Quran, yatim piatu dan kurang mampu berjumlah Rp 6.100.000.000, dan sisanya diperuntukkan jaminan hidup bagi lansia dan janda kurang mampu dan penyandang disabilitas,” tukasnya.
