Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) melaporkan progres pembangunan proyek strategis Flyover Gelumbang di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Pembangunan tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas nasional melalui pembangunan flyover dan underpass di sejumlah wilayah.
“Diharapkan juga dapat memperlancar mobilitas perekonomian masyarakat yang melewati jalan nasional,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo dikutip siaran pers Kementerian PU, Selasa (22/7).
Dalam laporannya, pembangunan flyover ini dilakukan oleh Sumatera Selatan untuk mengatasi kemacetan akibat perlintasan sebidang rel kereta api pada ruas Jalan Lintas Palembang–Prabumulih, tepatnya di KM 60.
Ruas jalan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Muara Enim, hingga Kota Prabumulih.
Flyover Gelumbang telah mulai terkontrak sejak 9 Desember 2024 dengan nilai anggaran sebesar Rp93,3 miliar yang bersumber dari pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Saat ini, progres fisik telah mencapai 45,07 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.
Flyover ini memiliki panjang total 700 meter, terdiri dari jembatan dan oprit, dengan panjang bentang utama 50 meter dan lebar jalur lalu lintas mencapai 17,20 meter.
Selain memperhatikan aspek fungsional, pembangunan flyover juga mengusung unsur estetika dengan ornamen seni dan budaya lokal khas Muara Enim.
Setelah rampung, Flyover Gelumbang diharapkan mampu memperlancar konektivitas jalan nasional Palembang–Prabumulih serta mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan nasional dan penguatan aksesibilitas ekonomi.
