New York, GPriority.co.id – Setelah terpilih menjadi Wali Kota New York beberapa waktu lalu, Zohran Mamdani dikabarkan berencana mengadakan pesta besar-besaran, sebagaimana dilansir dari laporan NY Post.
Nantinya, ia akan menutup jalan dan area sekitar Balai Kota New York karena akan dipadati dengan puluhan ribu orang untuk merayakan pemerintahan barunya pada tanggal 1 Januari 2026 mendatang.
Pesta besar-besaran ini akan berlangsung di pusat kota Manhattan, dan akan menutup Broadway di sebelah selatan Canal Street, sebuah ruas jalan yang dikenal sebagai Canyon of Heroes yang biasanya digunakan untuk parade penyambutan.
Rencana tesebut dibocorkan oleh sumber internal dan menyebutnya sebagai festival besar (pekan raya jalanan). Diperkirakan akan ada 40.000 hingga 50.000 orang yang mengikuti acara tersebut.
“Dia (Mamdani) menginginkan tampi seperti ‘tokoh rakyat’ di sekitar Balai Kota,” ujar seorang sumber.
Lebih lanjut, seorang sumber internal tersebut mengatakan pihak transisi kemungkinan akan menanggung biaya acara tersebut, namun tetap akan melibatkan Kepolisian New York dan pekerja kota lainnya setelah perayaan Malam Tahun Baru di Times Square.
Diperkirakan, akan ada 120 polisi yang bekerja lebur demi keberlangsungan pesta besar-besaran Mamdani.
Wali Kota sebelumnya, Eric Adams, melangsungkan pesta pada Malam Tahun Baru di Times Square. Ia resmi dilantik pada tahun 2022. Sedangkan para pendahulunya, Bill de Blasio dan Michael Bloomberg, masing-masing mengadakan pengambilan sumpah jabatan mereka di tangga Balai Kota New York, dengan ratusan penonton memadati plaza di depannya.
Sementara itu, sosok Zohran Mamdani belum lama ini menuai sorotan usai mengadakan sesi one on one atau diskusi tatap muka secara personal dengan warga New York dari berbagai penjuru. Kegiatan tersebut digelar pada Minggu (14/12), berlangsung selama 12 jam penuh dari pukul 08.00 hinggag 20.00.
Mamdani membuka runag diskusi di The Museum of The Moving Image, Astoria. Ia memanfaatkan pertemuan tersebut untuk mendengar langsung aspirasi warga.
Para warga New York yang datang pun menyampaikan keresahan mereka serta harapan dan perubahan yang mereka harapkan untuk kota New York ke depannya.
