Bandung, GPriority.co.id – Industri radio di Kota Bandung kehilangan salah satu nama besarnya. Hard Rock FM Bandung, yang dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai The Rockin’ Life (TRL FM), resmi mengakhiri siarannya pada Jumat, (29/5) lalu, setelah sekitar 25 tahun menemani pendengar di Kota Kembang.
Kabar tersebut memicu gelombang nostalgia dari para pendengar, penyiar, hingga pelaku industri penyiaran yang tumbuh bersama radio tersebut.
Perjalanan Hard Rock FM Bandung dimulai sebagai bagian dari jaringan radio di bawah MRA Media Group. Mengudara di frekuensi 87,7 FM, radio ini dikenal sebagai salah satu pionir stasiun radio anak muda dan profesional muda di Bandung.
Program-program musik, hiburan, gaya hidup, hingga obrolan ringan yang dekat dengan kehidupan urban menjadikan Hard Rock FM memiliki basis pendengar yang loyal selama bertahun-tahun.
Seiring perkembangan industri media, Hard Rock FM Bandung kemudian bertransformasi menjadi The Rockin’ Life (TRL FM). Meski berganti identitas, karakter siarannya tetap mempertahankan nuansa musik modern, informasi gaya hidup, serta kedekatan dengan komunitas kreatif di Bandung.
Namun, perubahan lanskap media dan semakin kuatnya dominasi platform digital menjadi tantangan besar bagi industri radio secara keseluruhan.
Momen penutupan siaran berlangsung penuh haru. Dalam video yang diunggah melalui akun resmi The Rockin’ Life Bandung, para penyiar, produser, dan kru berkumpul di studio untuk menyaksikan detik-detik terakhir radio tersebut mengudara. Salah seorang penyiar menyampaikan pesan perpisahan yang mengundang emosi seluruh tim.
“Tepat jam tujuh tanggal 29 Mei 2026, 25 tahun mengakhiri seluruh perjalanan,” ucapnya menjelang berakhirnya siaran.
Dalam momen yang sama, para kru juga mengenang perjalanan panjang radio yang pernah beroperasi dari beberapa lokasi studio berbeda di Bandung.
“Dari mulai di Diponegoro, Sulanjana, kemudian Supratman Bandung. Dipercaya juga untuk mengakhiri semua perjalanan dari Hard Rock FM Bandung,” ujar salah satu penyiar dengan suara bergetar menahan haru.
Melalui unggahan perpisahannya, manajemen turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendengar yang selama ini dikenal sebagai “Hardrockers” dan “Rockstars”.
“29 Mei 2026, dahulu HardRock 87,7 FM Bandung, pamit untuk selamanya. Terima kasih hardrockers, terima kasih rockstars, terima kasih semua penyiar, produser, dan semua di MRA Media Bandung,” tulis akun resmi The Rockin’ Life Bandung.
Berakhirnya siaran Hard Rock FM Bandung bukan hanya penutupan sebuah stasiun radio, tetapi juga penanda berakhirnya salah satu era penting dalam sejarah penyiaran dan budaya populer Kota Bandung. Jejaknya akan tetap hidup dalam kenangan para pendengar yang pernah tumbuh bersama suara-suara dari frekuensi 87,7 FM.
