Jakarta, GPriority.co.id – Samsung Galaxy Watch Ultra akhirnya resmi masuk Indonesia. Jam tangan pintar ini menggunakan fitur AI.
Samsung Galaxy Watch Ultra hadir dengan fitur AI canggih yang dirancang untuk meningkatkan performa olahraga pengguna.
Dengan analisis berbasis AI seperti Energy Score, jam tangan ini membantu memantau aktivitas fisik dan memberikan rekomendasi latihan yang personal.
Tak hanya itu, daya tahan baterainya mencapai hingga 100 jam dengan mode hemat daya, serta desain tangguhnya dilengkapi Titanium Armor, Sapphire Glass, dan ketahanan ekstrem terhadap air, debu, dan suhu ekstrem.

Galaxy Watch Ultra digadang-gadang sebagai pendamping sempurna untuk gaya hidup aktif. Jam pintar ini juga disebut lebih unggul dibanding seri sebelumnya, Galaxy Watch 7.
Galaxy Watch Ultra memiliki baterai yang lebih besar, ukuran lebih besar, lebih banyak tombol, serta lebih banyak fitur.
Galaxy Watch Ultra dilengkapi dengan GNSS multiband/frekuensi ganda, sensor detak jantung optik yang lebih baik, sirene darurat, dan masih banyak fitur lainnya.
Kelebihan Dan Kekurangan Samsung Galaxy Watch Ultra
Dari segi desain, Samsung Galaxy Watch Ultra memiliki tampilan yang lebih kokoh dibandingkan dengan seri Galaxy Watch lainnya.
Memiliki bobot 60,5 gram, Galaxy Watch Ultra lebih berat jika dibandingkan Galaxy Watch 7 yang memiliki bobot 28,8 gram.
Galaxy Watch Ultra menggunakan layar Sapphire Crystal dan berpanel Super AMOLED 1,5 inci dengan resolusi 480×480 piksel yang sangat tajam dan cerah.
Selain itu, Galaxy Watch Ultra juga memiliki ketahanan air hingga 10 ATM dan memenuhi standar ketahanan militer MIL-STD 810H.

Memilii baterai 590 mAh, Galaxy Watch Ultra diklaim dapat bertahan hingga 100 jam pada mode hemat.
Namun jika anda ingin menggunakannya saat berolahraga, baterai Galaxy Watch Ultra dapat bertahan hingga 48 jam.
Kompatibel dengan Android 11 dan versi yang lebih baru, Galaxy Watch Ultra menyediakan berbagai mode olahraga seperti jalan, lari, bersepeda, hingga berenang.
Dibalik keungulannya, Galaxy Watch Ultra juga memiliki kekurangan. Dimana harganya cukup mahal jika dibandingkan smartwatch lainnya.
Selain itu, pilihan aplikasinya terbatas jika dibandingkan dengan platform seperti Apple Watch.
Ditambah lagi, beberapa fiturnya lebih optimal jika digunakan dengan perangkat Samsung Galaxy saja.
Foto : Samsung
