Lumajang,gpriority-#Sigap bencana inilah tagline yang terus digaungkan Pemerintah Indonesia dalam mengantisipasi bencana alam yang belakangan ini marak terjadi.
Salah satu bentuk kesigapan pemerintah Indonesia dalam merespon bencana alam yang ada adalah menyiapkan hunian sementara (huntara) dengan konsep Smart Village .
Hunian dengan konsep “Smart Village” merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Kementerian PUPR. Dalam konsep tersebut, KLHK dan PUPR akan menyiapkan rumah tinggal dan fasilitas umum seperti pasar, fasilitas kesehatan, sekolah, dan beberapa kandang terpadu serta penyediakan lokasi untuk pakan ternak bahkan pengolahan limbah terpadu, dan diharapkan sudah dapat dihuni warga pada lebaran idul fitri tahun ini.
Sebagai informasi, rencananya akan dibangun sebanyak 1.951 huntara di atas lahan seluas 81 hektar. Adapun tahapan pembangunannya adalah pendirian huntara kemudian dilanjutkan dengan hunian tetap (Huntap).
Huntara yang terletak di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang pada Jum’at (14/1/2021) telah ditinjau oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin. Pada saat kunjungan Wapres ke area lokasi huntara, sudah ada satu unit rumah contoh yang diharapkan menjadi standar untuk pembangungan huntara bagi korban bencana. Selanjutnya di kawasan lokasi ini akan dibangun berbagai fasilitas umum untuk mengakomodasi kegiatan masyarakat, seperti pasar, tempat ibadah, hingga sarana kesehatan dan sarana olahraga.
“Ibu dan Bapak jangan merasa sendiri, tidak sendiri. Memang ini musibah, tapi musibah ini saya yakin akan menjadi kebaikan,” ucap Wapres Ma’ruf Amin.
Wapres menuturkan, kementerian/lembaga terkait penanganan bencana terus bersinergi untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat pengungsi, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok dan relokasi tempat tinggal.
“Ini pemerintah, Bu Gubernur, Pak Bupati, semua ada dari BNPB, PUPR, KLHK, semua berjuang untuk bisa memberikan tempat Bapak dan Ibu,” ungkap Wapres.
Di huntara tersebut Wapres Ma’ruf Amin memberikan semangat kepada para pengungsi dan mengharapkan agar pembangunan tersebut cepat selesai dan pengungsi yang terdampak dapat kembali hidup normal.
“Saya mengajak Bapak dan Ibu bersabar terhadap musibah ini. Pembangunan secara bertahap akan selesai dan nantinya tempat hunian ini akan dilengkapi fasilitas yang lengkap, baik dan teratur,” kata Wapres Ma’ruf Amin.
Pada kunjungan kerja kali ini Wapres Ma’ruf Amin didampingi oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Zainal Fatah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala BNPB Suharyanto dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq.(Hs.Foto.Humas KLHK)
