Studi: 7 Ribu Langkah Sehari Turunkan Risiko Penyakit Mematikan

Ilustrasi jalan kaki. Foto: pinterest Ilustrasi jalan kaki. Foto: pinterest

Jakarta, GPriority.co.id – Studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet Public Health mengungkapkan bahwa berjalan kaki 7.000 langkah per hari dapat menurunkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, demensia, kanker, dan depresi.

Penelitian yang dilakukan Profesor Melody Ding, PhD, dari Sekolah Kesehatan Publik Sydney, Australia, bersama timnya ini merupakan meta-analisis dari studi periode 2014–2025 yang bersumber dari jurnal ilmiah EBSCO CINAHL dan PubMed. Studi tersebut menganalisis hubungan jumlah langkah harian dengan delapan indikator kesehatan, mulai dari penyebab kematian hingga kesehatan mental.

Hasilnya, peserta yang berjalan 7.000 langkah per hari memiliki risiko lebih rendah terkena kanker hingga 6 persen, penyakit jantung 25 persen, demensia 38 persen, depresi 22 persen, dan diabetes tipe 2 sebesar 14 persen, dibandingkan dengan mereka yang menjalani gaya hidup sedenter dengan kurang dari 2.000 langkah per hari.

Menariknya, penelitian ini juga menemukan bahwa mereka yang berjalan sekitar 4.000 langkah per hari tetap mendapatkan manfaat kesehatan signifikan dibandingkan dengan yang sangat tidak aktif. “Meningkatkan langkah dari 2.000 menjadi 4.000–5.000 sudah memberi manfaat, meskipun tidak mencapai 7.000 langkah,” kata Ding.

Ahli Kardiologi dan Direktur Media Pusat Jantung Perempuan di Pusat Medis Long Beach California, Nissi Suppogu, menambahkan bahwa aktivitas fisik sederhana seperti berjalan dapat dilakukan di mana saja tanpa perlu waktu khusus atau biaya. “Tidak ada alasan. Yang perlu dilakukan untuk sehat hanya bangun dan bergerak,” tegasnya.