Paris, Gpriority.co.id – Prancis akan segera mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Hal ini diungkap Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam platform X miliknya. Niat Prancis ini disambut baik banyak negara.
Kamis (24/7) Macron menulis jika pengumuman pengakuan Palestina sebagai negara akan dilakukannya pada Sidang Umum PBB di bulan September. “Sejalan dengan komitmen bersejarah untuk perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya memutuskan Prancis akan mengakui Negara Palestina. Pengumuman resmi akan saya sampaikan di Sidang Umum PBB pada September,” sebutnya.
Menurutnya yang mendesak saat ini ialah mengakhiri perang di Gaza dan memberikan bantuan kepada warga sipil. “Perdamaian itu mungkin terjadi,” tutupnya. Pernyataan Macron ini sontak disambut baik oleh banyak negara.
Kolega Macron di Eropa, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez menilai keputusan Prancis akan memperkuat blok negara-negara Eropa yang telah lebih dahulu mengakui Palestina. “Saya menyambut baik bahwa Prancis bergabung dengan Spanyol dan negara-negara lain di Eropa untuk mengakui Negara Palestina,” sebut Sanchez dalam akun X-nya.
“Bersama-sama, kita harus melindungi apa yang sedang berusaha dihancurkan Netanyahu. Solusidua negara adalah satu-satunya solusi,” imbuhnya. Senada, Perdana Menteri Irlandia Simon Harris menyambut baik pernyataan Macron yang akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara September nanti.
Simon menegaskan jika pengakuan terhadap Palestina merupakan kontribusi penting untuk membuka jalan menuju penyelesaian konflik melalui pendekatan dua negara. “Ini merupakan kontribusi penting untuk mewujudkan solusi dua negara yang menawarkan satu-satunya dasar perdamaian dan keamanan yang abadi bagi warga Israel dan Palestina,” tambahnya.
Adapun Menteri Pertama Skotlandia, John Swinney dengan lantang meminta Inggris mengikuti langkah Prancis demi mendorong terciptanya perdamaian yang lebih luas. Swinney mengemukakannya di platform X miliknya.
Dari Palestina, Wakil Presiden PLO dibawah Abbas, Hussein Al Sheikh, menyampaikan terima kasih dan penghargaan akan pengakuan Macron. ”Posisi ini mencerminkan komitmen Perancis terhadap hukum internasional dan dukungannya terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri,” cetusnya.
Sementara itu Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan keterangan pers terkait pengumuman Macron di X. Arab Saudi sangat memuji pengakuan Perancis terhadap negara Palestina sebagai hal yang bersejarah. “Kerajaan memuji keputusan bersejarah ini, yang menegaskan kembali konsensus komunitas internasional mengenai hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan pembentukan negara merdeka,” demikian isi pernyataan itu.
Sebagai informasi, status kenegaraan Palestina kini telah diakui oleh 142 negara dari 193 negara anggota PBB. Jumlah itu sama dengan tiga perempat anggota PBB.
Foto : Istimewa
