Jakarta, GPriority.co.id – Supermarket Hero yang ikonik di tahun 90-an, kembali bangkit usai sempat dikabarkan bangkrut. Kabarnya, ada andil Guardian dan IKEA dalam kebangkitan retail tersebut.
Beberapa waktu lalu, Supermarket Hero sempat menghebohkan usai mengumumkan penutupan semua gerai retailnya di Indonesia.
Namun Supermarket Hero membuktikan bahwa mereka bisa bangkit kembali. Pada laporan kuartal III 2024, Hero mencatat lonjakan laba bersih sebesar 868,42%, dan mencapai Rp184 miliar.
Sementara pada tahun sebelumnya laba bersih Supermarket Hero hanya mencatat keuntungan sebesar Rp18 miliar.
Lonjakan tersebut menurut Presiden Direktur Hero, Hadrianus Wahyu Trikusumo, dikarenakan andil dari bisnis Guardian. Ditambah lagi, terdapat penghematan biaya di IKEA.

Sebagai informasi, Guardian bergerak di bidang kesehatan dan kecantikan. Guardian telah menjadi bagian dari Supermarket Hero sejak 1998.
Sedangkan IKEA bergerak di bidang furniture rumah. Hero sendiri menjadi pemegang lisensi waralaba IKEA di Indonesia.
Sebelumnya Hero sempat mengalihkan bisnis makanan ke PT Hero Retail Nusantara.
Hero sempat ingin lebih fokus ke sektor kesehatan dan kecantikan serta furniture rumah.
Tujuannya, yaitu untuk meningkatkan efisiensi modal serta mengoptimalkan bisnis Guardian dan IKEA.
Penjualan Guardian Meningkat, IKEA Buat Strategi Baru
Guardian dilaporkan terus mencatat penjualan yang signifikan. Hal ini didukung oleh peningkatan kunjungan ke mal dan lokasi wisata.
Selain itu, pilihan produk yang ditawarkan Guardian juga beragam dan lengkap.
Untuk mempermudah akses customer, Guardian juga menambah channel pembelian.
Kebalikannya, penjualan IKEA justru menurun karena turunnya kunjungan ke toko.

Namun, Hero memutar cara untuk melakukan penghematan biaya secara efektif.
Saat ini, IKEA pun sedang fokus melakukan perbaikan daya tarik toko, optimalisasi tata letak, peningkatan alat belanja, hingga modernisasi strategi pemasaran.

Terkait strategi pemasaran, IKEA juga fokus pada bisnis F&B nya, dengan menambahkan pilihan menu plant-based di restoran IKEA seluruh Indonesia.
Hal tersebut dijalankan IKEA juga sebagai bentuk kampanye terhadap pola makan sehat.
Foto : Istimewa
