Survei BPS: 88 Persen Pekerja Indonesia Merasa Bahagia Dengan Pekerjaan Saat Ini

Survei BPS: 88 Persen Pekerja Indonesia Merasa Bahagia Dengan Pekerjaan Saat Ini Survei BPS: 88 Persen Pekerja Indonesia Merasa Bahagia Dengan Pekerjaan Saat Ini

Jakarta, GPriority.co.id – Jika anda sudah bekerja saat ini, semoga anda termasuk dalam data survei BPS berikut ini. Pasalnya belum lama ini menurut survei BPS, 88 persen pekerja Indonesia merasa bahagia dengan pekerjaan saat ini.

Lebih lanjut, survei BPS tersebut juga mengungkap jumlah angkatan kerja nasional saat ini mencapai 146,62 juta orang, sementara 138,63 juta di antaranya sudah bekerja. Sayangnya, sekitar 3,60 juta orang hingga kini masih terdampak pandemi.

Sementara menurut survei lain dari OECD, mengungkapkan fakta bahwa masih banyak remaja di Indonesia yang saat ini belum memiliki rencana karier yang jelas. Hal ini dapat berisiko membuat mereka kurang bahagia di dunia kerja.

Namun kabar baiknya erdasarkan survei Katadata Insight Center (KIC) dan Kurious, ditemukan bahwa sebanyak 88,2 persen mayoritas pekerja di Indonesia merasa bahagia. Disisi lain, faktor seperti kurangnya pengakuan, peluang pengembangan, dan keseimbangan kerja dan hidup mereka, masih menjadi penyebab ketidakpuasan mereka di dunia kerja saat ini.

Pendidikan Berperan Penting Untuk Dapat Pekerjaan

Dalam dunia pekerjaan, pendidikan ternyata berperan penting dalam memperoleh pekerjaan yang diinginkan. Sebanyak 77 persen responden yang ikut dalam survei KIC, menilai jika kesesuaian pendidikan dan pekerjaan merupakan hal yang penting.

Sementara, sebanyak 67,9 persen responden menganggap pendidikan formal relevan dengan pekerjaan mereka, dan 49,3 persen sisanya percaya jika pekerjaan yang sesuai latar pendidikan yang mereka tempuh, dapat memberikan gaji lebih tinggi.

Kendati demikian, Presiden RI sebelumnya, Joko Widodo, sempat menyoroti tantangan besar dalam menciptakan lapangan kerja di Indonesia, akibat bonus demografi yang tidak terkelola dengan baik.

Menurut Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Nizam, pendidikan yang benar sangat penting untuk meningkatkan kompetensi lulusan yang dapat lebih kompetitif di dunia kerja.

Foto : Ilustrasi/iStock