Tegas! Donald Trump Terapkan Anti-LGBTQ di AS

Tegas! Donald Trump Terapkan Anti-LGBTQ di AS Tegas! Donald Trump Terapkan Anti-LGBTQ di AS

Jakarta, GPriority.co.id – Donald Trump secara tegas akan menerapkan anti-LGBTQ di AS.

Presiden terpilih AS, Donald Trump, memastikan akan menerapkan kebijakan yang anti-LGBTQ, termasuk melarang transgender dari militer dan sekolah, serta mencegah partisipasi transgender dalam olahraga wanita.

“Saya akan menandatangani perintah eksekutif untuk mengakhiri mutilasi seksual anak, mengeluarkan transgender dari militer dan dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas kita,” kata presiden terpilih tersebut dalam sebuah acara untuk kaum konservatif muda di Phoenix, Arizona.

Trump juga menegaskan bahwa pemerintahannya hanya akan mengakui dua jenis kelamin, yaitu pria dan wanita.

Kebijakan ini disampaikan dalam sebuah acara konservatif di Phoenix, Arizona, sebagai bagian dari rencana eksekutifnya setelah pelantikan pada Januari mendatang. Trump beralasan bahwa kebijakan ini bertujuan mengurangi pengeluaran biaya medis bagi transgender dan mencegah apa yang ia sebut sebagai “mutilasi seksual anak.”

Langkah ini menandai kembalinya kebijakan serupa yang diterapkan Trump dalam masa jabatannya sebelumnya, di mana larangan transgender di militer mulai berlaku pada 2019 sebelum dibatalkan oleh Presiden Joe Biden.

Trump disebut akan segera mencabut keputusan Biden dan bahkan mengambil langkah lebih jauh dengan mengeluarkan tentara transgender yang saat ini bertugas.

Isu transgender terus menjadi perdebatan politik panas di AS, dengan negara bagian yang dikuasai Demokrat dan Republik sering kali mengambil kebijakan yang saling bertentangan.

Hanya Ada 2 Jenis Kelamin, Pria dan Wanita

Lebih lanjut, Trump juga berjanji untuk menjauhkan kaum pria dari olahraga wanita.

Ia juga menegaskan bahwa hanya akan ada dua jenis kelamin, pria dan wanita.

Selain isu soal LGBTQ, Trump juga berjanji akan membawa AS ke masa emasnya.

“Saya akan mengakhiri perang di Ukraina. Saya akan menghentikan kekacauan di Timur Tengah, dan saya akan mencegah Perang Dunia III. Zaman keemasan Amerika sudah di depan mata,” tambahnya.

Foto : AFP