Terjadi Lagi! WNA Asal Belanda Jadi Korban Jatuh di Gunung Rinjani

Gunung Rinjani/Foto : Hikking and Trekking Gunung Rinjani/Foto : Hikking and Trekking

Jakarta, GPriority.co.id – Gunung Rinjani terus disorot. Usai WNA Brazil Juliana Marins dan WNA Swiss menjadi korban, kabar terbaru WNA asal Belanda juga dilaporkan terjatuh di Gunung Rinjani.

Sarah Tamar van Hulten, seorang pendaki yang merupakan WNA asal Belanda dilaporkan terjatuh saat menuruni jalur Pelawangan Sembalun yang menjuju Danau Segara Anak di Gunung Rinjani, pada Kamis (17/7) lalu.

Tim SAR Mataram pun langsung dikerahkan usai mendapat laporan dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR). Mereka mengerahkan bantuan dengan menggunakan helikopter SGi Air Bali, guna mempercepat proses evakuasi karena medan yang sulit dijangkau.

Sarah diketahui tinggal di Denmark, dan dilaporkan mulai mendaki di Gunung Rinjani dengan melalui Jalur Sembalun, pada 16 Juli lalu.

Kejadian naas ini kembali menambah daftar insiden pendaki asing yang terjatuh di Gunung Rinjani. Sebelumnya, dua WNA asal Brasil dan Swiss juga mengalami kecelakaan di kawasan tersebut.

Usai banyaknya korban, tantangan dan risiko pendakian di Gunung Rinjani turut menjadi sorotan. Selain itu, diperlukan penguatan terkait standar keselamatan juga pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas pendakian, utamanya oleh para wisatawan mancanegara yang mendaki di wilayah tersebut.

Untuk mempercepat evakuasi, Pemprov NTB (Pemprov Nusa Tenggara Barat) pun sebelumnya telah membentuk tim penyelamatan Gunung Rinjani. Adapun menurut Kadis Kominfostatik NTB, Yusron Hadi, inisiatif ini guna memperbaiki sistem pendakian di wilayah tersebut, sesuai dengan tekad Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.

Di awal, 12 warga yang tinggal di sekitar lokasi menjalani pelatihan selama 10 hari oleh instruktur bersertifikat nasional dan internasional, dari Federasi Pendakian Indonesia (FPTI). Mereka ditugaskan sebagai personel penyelamatan dan evakuasi.