Jakarta, GPriority.co.id – Karena minimnya lapangan kerja, KKB Papua kini semakin aktif merekrut milenial yang menganggur.
Diungkapkan oleh Satgas Damai Cartenz, kini kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua kian aktif merekrut pemuda serta kaum milenial. Selain berkaitan dengan minimnya lapangan kerja, isu ketimpangan bangunan serta kurangnya tingkat kesejahteraan juga menjadi alasan dibaliknya.
Menurut Brigjen Faizal Ramadhani selaku Kepala Operasi Damai Cartenz, aktivitas KKB tersebar di 14 kabupaten, dimana 5 diantaranya memiliki intensitas gangguan keamanan yang tinggi, dan didominasi anggota muda dalam kelompok tersebut.
Saat ini kondisi keamanan dinilai masih kondusif dan terkendali. Kendati demikian, Faizal mengatakan jika penyelesaian konflik di wilayah Papua tetap memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif.
Selain itu menurut Faizal, penyelesaiannya tidak hanya bisa mengandalkan operasi keamanan saja. Bersama pihaknya, Faizal mendorong kerja secara kolektif antar seluruh pemangku kepentingan, guna menyelesaikan akar permasalahan.
Diantaranya dengan melalui pendekatan sosial, ekonomi, sampai dengan ideologis. Perubahan pandangan juga terus diserukan guna tercipta solusi yang terbaik dalam jangka panjang serta secara berkelanjutan.
Tidak dapat dipungkiri, kini mencari pekerjaan di Indonesia memang sedang berada di tahap sulit. Diambil dari data survei yang dilakukan SEEK beberapa waktu lalu, mengungkap jika mayoritas pencari kerja di Indonesia mengakui sama sulitnya dengan mencari jodoh.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menilai fenomena susah cari kerja karena standar SDM Indonesia yang tidak kompeten. Ditambah lagi dengan kondisi iklim usaha yang memburuk, hingga menyebabkan sulitnya menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.
