Tingkatkan Kerja Sama Kedua Negara Melalui PTA dengan Serbia

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F Foto: Kemenparekraf

Jakarta, Gpriority.co.id— Untuk meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendorong dibentuknya Preferential trade Agreement (PTA) serta mendorong penguatan hubungan bisnis antar kedua negara.

Serbia adalah salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di kawasan Balkan Barat. Nilai perdagangan Indonesia dan Serbia pada paruh awal 2023 meningkat 227% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara khusus, Menlu Retno mengundang pengusaha Serbia untuk menghadiri Trade Expo Indonesia dan Indonesia-Europe Business Forum yang akan diselenggarakan di Jakarta pada Oktober 2023 mendatang.

Mengawali rangkaian pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Serbia Ivica Dačić, di Jakarta, Selasa (4/9), Menlu Serbia tersebut menyampaikan apresiasi atas persahabatan Indonesia-Serbia yang telah terbangun sejak Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

Melansir dari keterangan Kemenparekraf, kedua Menlu setuju bahwa spirit Bandung, kerja sama antar negara berkembang, dan penghargaan terhadap hukum internasional semakin relevan dan penting di tengah konstestasi geopolitik yang semakin menajam.

Selain itu, Serbia juga menandatangani Treaty of Amity and Cooperation dan menjadi negara ke-52 yang mengaksesi perjanjian tersebut. Hal itu juga turut diapresiasi oleh Menlu RI atas aksesi Serbia terhadap TAC yang dilakukan tepat di saat Indonesia menjadi ketua ASEAN.

Dalam kerja sama ini, Indonesia dan Serbia akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik pada 2024. Untuk merayakan momen bersejarah ini, Menlu Serbia turut mengundang Presiden RI untuk melakukan kunjungan ke Serbia.