Viral Netizen Taruhan Prabowo Lengser Sebelum 2027 di Polymarket

Dalam polymarket, pengguna mempertaruhkan kemungkinan Prabowo lengser sebelum tahun 2027/Foto : Dok. Instagram @prabowo & tangkapan layar Polymarket Dalam polymarket, pengguna mempertaruhkan kemungkinan Prabowo lengser sebelum tahun 2027/Foto : Dok. Instagram @prabowo & tangkapan layar Polymarket

Jakarta, GPriority.co.id – Nama Presiden Prabowo Subianto mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul market taruhan politik di platform prediksi berbasis kripto Polymarket.

Dalam market tersebut, pengguna mempertaruhkan kemungkinan Prabowo lengser sebelum tahun 2027, memicu gelombang spekulasi sekaligus candaan di kalangan netizen.

Polymarket sendiri merupakan platform prediksi online berbasis cryptocurrency yang memungkinkan pengguna membeli pilihan “yes” atau “no” terhadap sebuah peristiwa nyata.

Sistemnya bekerja layaknya pasar prediksi, di mana harga taruhan bergerak mengikuti sentimen dan keyakinan pengguna terhadap suatu kejadian.

Market terkait Prabowo menjadi sorotan karena memuat sejumlah tenggat waktu berbeda, mulai dari 31 Mei, 30 Juni, hingga 31 Desember 2026.

Dalam aturan market tersebut, taruhan akan dinyatakan “YES” apabila Prabowo berhenti menjabat sebagai Presiden Indonesia dengan alasan apa pun sebelum 2027, termasuk mengundurkan diri, dicopot, ditahan, wafat, atau tidak mampu menjalankan tugas kenegaraan.

Bahkan, market disebut dapat diselesaikan hanya berdasarkan pengumuman resmi terkait lengsernya kepala negara, tanpa harus menunggu tanggal efektif pemberhentian.

Aturan itu memancing beragam reaksi publik di media sosial, terutama di platform X dan TikTok, yang dipenuhi komentar satire hingga teori konspirasi dari warganet.

Sebagian netizen menganggap market tersebut sekadar hiburan politik digital yang lazim terjadi di platform prediksi global.

Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan etika munculnya taruhan mengenai stabilitas pemerintahan Indonesia di ruang publik internasional.

Fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana isu politik nasional kini semakin mudah menjadi komoditas percakapan global berbasis internet dan aset kripto.

Sementara itu, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Istana maupun pihak terkait mengenai munculnya market taruhan tersebut.

Pemerintahan Prabowo Subianto sendiri masih berjalan normal dengan agenda kenegaraan dan program prioritas nasional yang terus berlangsung.

Di media sosial, topik “Prabowo lengser” pun sempat masuk daftar perbincangan populer. Banyak pengguna internet bercanda soal adanya “orang dalam” yang disebut memiliki informasi khusus sebelum akhirnya ikut memasang vote di platform tersebut.

Meski bernuansa humor, fenomena ini menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap dinamika politik Indonesia di era digital dan ekonomi kripto.